#ekbis#telurayam#harganaik

Harga Telur Ayam di Pasaran Tembus Rp31 Ribu Per Kilo

Harga Telur Ayam di Pasaran Tembus Rp31 Ribu Per Kilo
Pemintaan tinggi dan pasokan stabil, harga telur ayam di pasaran Bandar Lampung tebus Rp31ribukilogram (Foto/Lampost)


Bandar Lampung (Lampost.co)--Harga telur ayam di pasaran Bandar Lampung melesat tembuh hingga Rp31 ribu per kilogram. Kenaikan harga terjadi sejak tiga hari lalu secara bertahap.

Menurut Babe, pedagang telur di Pasar Tugu, kenaikan harga telur rata-rata Rp1.000 setiap hari.
"Kemarin saya masih jual Rp28 ribu per kilo, nah per 24 Desember sudah Rp31 ribu, soalnya tebus dari agen juga sudah tinggi," ujarnya, Sabtu malam, 25 Desember 2021.

Sementara di Pasar Kangkung, Telukbetung, harga telur juga dibanderol Rp3o ribu/kg, bahkan ada yang menjual Rp31 ribu/kg.

Nining, penjual telur ayam di Pasar Kangkung, Minggu, 26 Desember 2021, mengaku kaget juga dengan harga yang tinggi.
"Kalau kata agen sih pasokan aman, cuma memang permintaannya yang banyak, makanya harga naik," katanya
Banyak acara seperti hajatan dan juga Natalan, termasuk kegiatan muktamar NU kemarin, banyak yang borong telur ayam. "Alhamdulillah saya dapet order beras dan telur nih dari instansi pemerintah, katanya mau untuk kegiatan nasional sebelum natalan kemarin," kata Nining.

Kenaikan harga telur ayam yang lumayan tinggi ini membuat pembeli kaget dan memilih untuk menyubsitusi telur sebagai lauk dengan yang lain, seperti tempe dan tahu, serta ikan.

"Naiknya cepet bener ya, tiga hari lalu saya masih beli harga Rp25 ribu, sekarang Rp30-31 ribu per kilo,  naiknya kok banyak amat. Terpaksa harus irit ini pakai telur, cari lauk lain yang lebih murah," ujar Wati, salah satu konsumen pemilik warung nasi, Minggu, 26 Desember 2021.

Ia mengaku setiap hari membeli dua kilogram teluru untuk kebutuhan warung dan juga makan sehari-hari. Kenaikan harga ini mau tidak mau membuatnya menjual harga nasi lauk telur juga naik. "Ikutin harga pasar ajalah. Kalo enggak naik, saya rugi," ucapnya. 

Kenaikan harga telur di pasaran, ternyata diikuti dengan baiknya harga di tingkat peternak. Salah satu peternak ayam petelur di Pesawaran, Imam, mengatakan pasokan telur relatif aman seperti biasa. Namun permintaan meningkat hingga harga jadi membaik.

"Alhamdulillah ditingkat kami  harganya Rp26 ribu sampai Rp27 ribu perkilo. Jadi kami ikut menikmati kenaikan harga telur ini juga," katanya saat dihubungi Lampost, kemarin.


EDITOR

Sri Agustina


loading...



Komentar


Berita Terkait