#hargapangan#beritalampung

Harga Sembako Diprediksi Melonjak saat Nataru

Harga Sembako Diprediksi Melonjak saat Nataru
Salah satu pedagang cabai di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung sedang merapikan dagangannya. Lampost.co/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Harga kebutuhan bahan pokok diprediksi melonjak menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Hal tersebut seiring cuaca yang buruk dan banyaknya permintaan sembako di periode tersebut.

Salah satu pedagang Pasar Pasir Gintung, Arifin, mengatakan saat ini cuaca sedang tidak bersahabat, seperti di Selat Sunda sedang terjadi gelombang tinggi dan hujan sehingga membuat pengiriman sembako asal Jawa terhambat.

"Saat ini pembeli masih normal gak sepi seperti bulan-bulan kemarin. Sepertinya saat Nataru nanti harga-harga sembako akan naik, apalagi cuaca sedang buruk," kata Arif, Kamis, 2 Desember 2021.

Dia merinci, harga cabai merah keriting saat ini mencapai Rp40 ribu per kg dari Rp30 ribu bulan lalu, cabai caplak Rp50 ribuan per kg, cabai rawit hijau Rp40 ribu per kg dari Rp33 ribu  per kg, cabai rawit merah Rp35 ribu per kg. Sementara untuk bawang merah Rp16 ribu per kg dan bawang putih Rp22 ribu per kg.

"Pembeli berangsur-angsur meningkat, sepertinya masyarakat seakan-akan menganggap pandemi sudah hilang. Padahal mah kami was-was ada lonjakan covid-19, pemerintah juga harus tegas membuat dan menjalankan aturan protokol kesehatan," katanya.

Pedagang Ayam Pasar Pasir Gintung, Lilis, mengatakn permintaan akan meningkat di saat Nataru. Saat ini harga ayam broiler Rp38 ribu dan ayam kampung Rp70 ribu. Kebanyakan konsumen membeli ayam ukuran kecil karena lebih terjangkau seharga Rp25 ribu.

"Biasanya kalau normal dalam sehari bisa laku 75 kg, semoga saat Nataru tambah banyak pembelinya," katanya.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait