#rempah#harganaik

Harga Rempah Naik Berkah Bagi Pedagang

Harga Rempah Naik Berkah Bagi Pedagang
Harga rempah di pasar naik. Lampost.co/Apriesti Liantiana


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Harga rempah di Pasar Bambu Kuning, Bandar Lampung melonjak. Salah satu pedagang rempah, Sumiati (50) mengatakan kenaikan harga sejak seminggu lalu.


 "Sudah hampir seminggu terakhir penjualan rempah-rempah seperti temulawak, kunyit, jahe, serai, kencur mengalami kenaikan harga hingga 100 persen,” kata dia Selasa, 10 Maret 2020.

Kini, harga awalnya hanya Rp4 ribu/kg kini menjadi Rp10 ribu/kg. Beberapa rempah lainnya juga mengalami kenaikan harga seperti temulawak yang biasanya Rp20 ribu/kg kini Rp55 ribu/kg. Sedangkan jahe, awalnya hanya Rp20 ribu/kg menjadi Rp50 ribu/kg.

Menurutnya, rempah-rempah yang paling mahal dan banyak diminati oleh masyarakat yaitu seperti temulawak dan jahe.

Dia menerangkan, bahwa melonjaknya harga rempah-rempah mengakibatkan stok di pasar induk mengalami penurunan. sementara rempah-rempah banyak diburu masyarakat karena diyakini dapat menangkal virus korona setelah diolah menjadi jamu.

Ia menambahkan, dengan kenaikan harga tentu menambah keuntungannya. "Ini berkah untuk kami. Keuntungan juga berlipat karena sebelumnya pembeli rempah-rempah tidak terlalu banyak, tapi sekarang alhamdulillah di luar dugaan, banyak peminat," kata Sumiati.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas


loading...



Komentar


Berita Terkait