#beritalampung#beritabandarlampung#bbm

Harga Pertamax Turun Tipis, Masyarakat Bandar Lampung Masih lebih Memilih Beli Pertalite

Harga Pertamax Turun Tipis, Masyarakat Bandar Lampung Masih lebih Memilih Beli Pertalite
Antrean kendaraan yang akan mengisi BBM jenis pertalite di salah satu SPBU di Bandar Lampung. Lampost.co/Yudi wijaya


Bandar Lampung (Lampost.co): Pemerintah kembali melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi yakni jenis pertamax.

Terbaru, harga BBM non-subsidi jenis pertamax turun tipis dari harga sebelumnya. Pemerintah menetapkan harga pertamax untuk wilayah Lampung menjadi Rp14.200 per liter dari sebelumnya Rp14.850 per liter. Harga ini mulai berlaku per 1 Oktober 2022.

Namun, turunnya harga pertamax tidak memengaruhi bagi sebagian masyarakat. Pasalnya mereka masih lebih memilih membeli bahan bakar jenis pertalite untuk mengisi tangki kendaraannya.

Jaya, warga Kemiling, Bandar Lampung mengatakan lebih memilih untuk membeli pertalite ketimbang pertamax. Itu lebih dikarenakan alasan ekonomis, ditinjau dari selisih harga antara pertamax dan pertalite yang terpaut lumayan jauh.

Baca juga: Bentor di Bandar Lampung Keluhkan Harga BBM

"Pilih pakai pertalite, karena pertamax masih mahal. Selisihnya sekitar Rp4 ribuan lebih, kan lumayan selisihnya," kata Jaya, Senin, 3 Oktober 2022.

Jaya sendiri mengaku telah mengetahui, jika per 1 Oktober kemarin pemerintah telah menyesuaikan harga pertamax. Tetapi dirinya tetap lebih memilih untuk membeli pertalite.

Hal senada juga diungkapkan Sandi, warga Tanjungkarang pusat, Bandar Lampung. Ia mengatakan penyesuaian harga BBM khususnya pertamax tidak begitu berpengaruh.

"Enggak ada pengaruhnya, saya masih pakai pertalite. Menurut saya harganya masih mahal walaupun sudah turun cuma sedikit," katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait