Harga Minyak Dunia Anjlok

Harga Minyak Dunia Anjlok
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)


New York -- Harga minyak jatuh tiga persen pada Rabu setelah sebulan ini tercatat pasokan minyak mentah AS lebih tinggi dari perkiraan produksi minyak mentah Organization The Petroleum Exporting Countries (OPEC).

The US Energy Information Administration (EIA) mengatakan persediaan pasokan minyak mentah naik 14,4 juta barel sampai 28 Oktober 2016. Angka ini naik lebih dari satu juta barel dari yang diperkirakan analis. Kenaikan ini merupakan kenaikan pasokan minyak terbesar sejak 1982.

"Ini sangat, sangat, sangat membuat menahan. Tidak ada yang lain dalam hal-hal laporan," kata ekonom energi di WTRG Economics James L. Williams, seperti yang dikutip dari Reuters, Kamis (3/11/2016).

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) CLc1 mentah menetap sebesar USD1,33, atau 2,9 persen, pada USD45,34 per barel. Brent LCOc1 turun USD1,28, atau 2,7 persen, untuk menetap di USD46,86, setelah tergelincir ke USD46,46, terendah sejak 28 September.

Akhir-akhir ini pasar minyak mentah juga telah stabil, setelah sebelumnya sempat bergejolak karena anggota OPEC memotong produksinya pada 27 September untuk mengendalikan kelebihan pasokan minyak mentah yang memaksa harga turun dari 2014 tertinggi di atas USD100. Bulan lalu, Brent mencapai tertinggi satu tahun dari USD53,73 dan WTI puncak 15-bulan USD51,93.

"Saya tidak akan terkejut jika pada akhir pekan atau awal pekan depan, kita akan mendapatkan sampai USD42 atau USD41 per barel, karena sangat sedikit percaya OPEC akan membuat pemotongan yang penting,"

Produksi OPEC kemungkinan mencapai rekor tinggi sebesar 33,8 juta barel per hari (bph) pada bulan Oktober. Minggu ini, dua anggota OPEC mengindikasikan mereka lebih tertarik untuk meningkatkan produksi dari cut. Nigeria mengatakan pasokan minyaknya telah pulih menjadi 2,1 juta barel per hari sementara Libya telah dua kali sejak pertengahan September dan memproduksi sekitar 590.000 barel per hari.

EDITOR

MTVN

loading...




Komentar