#hargapangan#beritalampung

Harga Kopra di Lamsel Sentuh Rekor Tertinggi dalam 10 Tahun Terakhir

Harga Kopra di Lamsel Sentuh Rekor Tertinggi dalam 10 Tahun Terakhir
Seorang pengepul kopra di Sidomulyo, Lampung Selatan. Lampost.co/Perdhana


Kalianda (lampost.co) -- Harga kopra di Lampung Selatan mengalami kenaikan dalam tiga bulan terakhir. Saat ini nilai komoditas tersebut mencapai Rp8 ribu per kg dari Rp6 ribu per kg.

Kenaikan bahan utama minyak goreng itu juga diiringi dengan meningkatnya hasil panen buah kelapa. Hal itu membuat harganya tertinggi dalam 10 tahun terakhir. Bahkan, peningkatan itu mencapai dua kali lipat dari awal tahun lalu.

"Alhamdulillah, hasil panen kelapa melimpah," kata Jaya (49), petani di Kalianda, Senin, 25 Oktober 2021.

Menurutnya, dengan dukungan cuaca terik, proses pembuatan kopra hanya membutuhkan waktu paling lama tiga hari dan siap dijual.

Sementara itu, salah seorang pengepul kelapa dan kopra di Sidomulyo, Sobari (44), mengaku hasil panen buah kelapa para petani lokal meningkat. "Hasil kepala petani memang sedang meningkat," ujarnya.

Hanya saja, untuk produksi kopra sedikit menurun. Sebab, tingginya harga kelapa membuat petani cenderung tidak memproduksi. "Sudah jarang petani yang buat kopra, kebanyakan jual kelapa," kata dia.

Bahkan, saat ini petani mulai mengekspor kelapa ke Vietnam dan Singapura seharga Rp2.400. "Petani kelapa sedang menikmati masa keemasan," katanya.

Untuk memenuhi tingginya permintaan itu, Ia memproduksi sendiri kelapa. "Permintaan tinggi, jadi produksi sendiri kopra," ujarnya.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait