#harga#komoditas

Harga Komoditas Pangan di Lamsel Turun

( kata)
Harga Komoditas Pangan di Lamsel Turun
Harga komoditas pangan di Lampung Selatan, cenderung turun harga. Lampost /Perdhana


Kalianda (Lampost.co) -- Menjelang akhir tahun harga komoditas pangan di beberapa pasar tradisional Lampung Selatan, cenderung turun. 

Turunnya beberapa komoditas pangan tersebut di sebabkan pasokan dari petani sudah normal, seiring dengan akan berakhirnya musim kemarau. 

Terpantau, beberapa harga komoditas pangan yang turun diantaranya cabai merah dan rawit Rp25 ribu/kg, sebelumnya cabai merah Rp35 ribu/kg, sedangkan cabai rawit Rp40 ribu/kg. 

Tomat dan wortel sepekan sebelumnya mencapai Rp10 ribu/kg, saat ini harga kedua sayuran hanya Rp8 ribu/kg. Begitu juga dengan harga kol sebelumnya Rp7 ribu/kg saat ini Rp6 ribu/kg, untuk kentang turun harga Rp2 ribu/kg, saat ini Rp10 ribu/kg. 

Sedangkan jengkol saat ini alami harga terendah hanya Rp15 ribu/kg mengalami penurunan drastis dari sebelumnya Rp40 ribu/kg. 

Hal yang sama dialami harga bawang putih sebelumnya Rp30 ribu/kg, saat ini Rp28 ribu/kg, untuk labu dan sawi putih alami turun harga Rp3 ribu/kg, saat ini hanya Rp5 ribu/kg. 
"Kalau bawang merah naik jadi tiga puluh ribu perkilo," kata Zubaida (54) pedagang kaki lima dipasar Kecamatan Sidomulyo, Kamis 28 November 2019. 

Dijelaskannya, kenaikan harga juga dialami kacang panjang yang sebelumnya Rp5 ribu/kg, saat ini Rp8 ribu/kg. 

"Selain kedua jenis itu, semuanya turun dan stabil," kata dia. 

Untuk harga beras jenis IR-64 kualitas premium, medium dan biasa sejak sebulan terakhir masih stabil. Beras jenis IR-64 kualitas premium Rp14 ribu/kg, medium Rp12 ribu/kg, biasa Rp11 ribu/kg, sedangkan jenis muncul naik mencapai Rp95 ribu/kg dari sebelumnya Rp8 ribu/kg. 

"Untuk jenis IR-64 harga stabil, hanya jenis muncul alami kenaikan," kata Dwi (38) salah seorang pedagang beras di pasar Kecamatan Way Panji. 

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...


Berita Terkait



Komentar