kedelai

Harga Kedelai di Bandar Lampung Mulai Turun

Harga Kedelai di Bandar Lampung Mulai Turun
Satgas dari Dinas Pangan Kota Bandar Lampung saat melakukan pengawasan harga komoditi di pasar tradisional pada Jumat, 22 Januari 2021. (Dok. Satgas Pangan)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Berdasarkan hasil pengawasan harga kebutuhan pokok yang dilakukan oleh Dinas Pangan Kota Bandar Lampung, harga kedelai sampai dengan saat ini mulai mengalami penurunan harga. 

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Distribusi Harga dan Cadangan Pangan, Dinas Pangan Kota Bandar Lampung Ni Made Ayu Kusuma Dewi, mengatakan kini harga kedelai impor di tingkat produsen sebesar Rp10 ribu per kilogram. 

"Kedelai sudah turun sekarang Rp10 ribu, awal tahun sempat Rp12 ribu sama dengan harga telur ayam," ujar dia, Minggu, 24 Januari 2021. 

Namun mendekati akhir Januari ini harga daging seperti ayam dan kambing atau sapi merangkak naik. Diperkirakan ini akibat tren menjelang bulan Ramadan. 

"Kalau yang naik harga daging kemarin kata Dinas Pertanian memang ketersediaannya turun makanya harga daging dipantau terus takutnya tren jelang Ramadan naik," katanya. 

Kemudian untuk harga cabai rawit berdasarkan pantauan Dinas Pangan di beberapa pasar tradisional, harganya sudah mulai turun yang sebelumnya sempat mencapai Rp80 ribu per kilogram. 

"Cabai rawit sekarang harganya di pasar berkisar Rp70 ribu per kilogram. Tapi cabai merah keriting atau besar masih tinggi di angka Rp40 ribu per kilo, sedangkan untuk harga stabilnya sekitar Rp28 - 30 ribu per kilogram," katanya. 

Sehingga untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan harga kebutuhan pokok atau komoditi lainnya, Dinas Pangan terus memantau ke pasar untuk kestabilan harga pangan terhadap daya beli masyarakat.

"Biasanya begitu menjelang Ramadan selalu ada tren naiknya harga kebutuhan bahan pokok. Makanya kami pantau terus di pasar supaya bisa dipersiapkan alternatif dan solusi kalau bener-benar kejadian," ujar dia. 

 

EDITOR

Ricky Marly

loading...




Komentar


Berita Terkait