#ekbis#hargasayuran#hargapasar#beritalampung

Harga Kebutuhan Pangan di Lampung Selatan Kembali Melambung

Harga Kebutuhan Pangan di Lampung Selatan Kembali Melambung
Pedagang bumbu dapur di pasar tradisional desa Pematang pasir, Ketapang, Lamsel, sedang menunggu pembeli, Minggu (29/7/2018). Lampost.co/Aan Kridolaksono.


KALIANDA (Lampost.co) -- Harga beberapa kebutuhan bahan pangan pada sejumlah pasar tradisional di wilayah Kabupaten Lampung Selatan kembali melambung.

Berapa komoditas pasar seperti cabai keriting pekan lalu Rp28 ribu kini menembus Rp50 ribu per kilo dan cabai rawit dari Rp28 ribu naik menjadi Rp45 ribu per kilo. Kemudian harga bawang merah dan bawang putih naik menjadi Rp25 ribu dari sebelumnya Rp18 ribu per kilo, tomat dari Rp6 ribu naik 100% menjadi Rp12 ribu per kilo

“Harga cabai, bawang dan tomat mulai naik pasaran pekan lalu. Kami tidak tahu apa penyebab harga kebutuhan pangan itu naik, padahal kami lihat pasokan masih normal,“ kata Karwiyem (50) pedagang sayur di pasar tradisional Desa Pematangpasir, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan, Minggu (29/7/2018).

Hal senada diungkapkan Sumani, pedagang lainnya. Menurut dia, harga bumbu dapur, seperti cabai, bawang dan tomat bergerak naik ditingkat agen besar sudah mahal, sehingga harga jual ikut naik. “Padahal pasokannya masih banyak, tidak kurang pasokan. Jadi saya rasa belum ada gangguan distribusi. Tidak tahu apa penyebabnya harga-harga tersebut melambung tinggi,“ ucapnya.

Ia memperkirakan harga bahan pangan, seperti cabai, bawang, dan sayur mayur akan terus naik hingga hari raya Idul Adha 1439 Hijriah. Apalagi jika ditambah kondisi cuaca kemarau yang tak menentu dan berkepanjangan. "Ini bisa sampai Lebaran Haji harga harga mahal. Bikin pedagang harap-harap cemas," kata Sumani.

EDITOR

Aan Kridolaksono

loading...




Komentar


Berita Terkait