#hargagas#ekbis#gasmelon

Harga Gas Elpiji 3 Kg di Lampura Melambung, Tembus Rp30 Ribu

Harga Gas Elpiji 3 Kg di Lampura Melambung, Tembus Rp30 Ribu
Ilustrasi. (Dok.Lampost.co)


KOTABUMI (Lampost.co) -- Harga isi ulang tabung elpiji 3 kg di Kabupaten Lampung Utara tembus Rp30 per tabung. Berdasarkan pemantauan di lapangan, Jumat (24/5/2019), harga tabung melon untuk wilayah kota saja telah mencapai Rp23 - 25 ribu tabung. Seperti Kecamatan Kotabumi dan Kotabumi Selatan, sementara di wilayah pinggiran seperti Kotabumi Utara telah mencapai Rp25 - 30 per tabung. Khususnya mendekati Idul Fitri 1440 H saat ini.

"Disini kami beli mencapai Rp30 ribu tabung, padahal ini masih wilayah perkotaan. Namun harga peranti masak ibu-ibu dirumah itu telah melambung tinggi dari harga yang ditetapkan pemerintah. Kami berharap pemerintah melalui instansi terkait dapat memperhatiankannya," kata Yati (55), salau seorang ibu-ibu di Kecamatan Kotabumi Utara.

Hal demikian, membuat mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa menjadi sedikit terganggu. Selain harga kebutuhan alat memasak itu tinggi, juga sulit didapat. Pasalnya, belum tentu tersedia di semua warung sehingga harus mencari sampai jauh. "Itu masalahnya. Sudah harganya tinggi nyarinya juga susah, jadi masyarakat harus bagaimana kalau sudah demikian," terangnya.

Hal senada dikatakan oleh pengecer di Kecamatan Kotabumi Selatan. Mereka mengaku hanya diberi jatah sedikit, tidak pernah bertambah bahkan jumlah pasokangas elpiji selalu menurun dari waktu ke waktu. "Kalau harga disini mencapai Rp23 ribu karena kami ngambil dari distributor sudah naik. Dan itu untungnya juga tidak banyak-banyak amat. Kalau tidak begitu, kamilah yang merugi," kata Rais, salah seorang pedagang setempat.

Berbeda dengan Lampura, harga Gas Elpiji 3 kg di Kabupaten Mesuji hingga saat ini masih stabil. Harga per tabung masih berkisar antara Rp20-24 ribu per tabung. Suryani, pedagang elpiji 3 kg di Desa Simpang Mesuji, Kecamatan Simpang Pematang mengatakan jika masih belum ada kenaikan harga yang signifikan.

"Jika pengecer seperti saya harganya Rp24 ribu, namun jika di agen masih sekitar Rp20 ribu per tabung," jelasnya. 

Kondisi yang sama juga tidak jauh berbeda di Kecamatan Tanjungraya. 

Masyarakat berharap, pemerintah bisa mengontrol kenaikan harga kebutuhan masyarakat jelang Lebaran. 

EDITOR

Fajar Nofitra/Ridwan Anas

loading...


Berita Terkait



Komentar