#hargagabah#pertanian

Harga Gabah Kering Panen Petani Naik 6,33%

Harga Gabah Kering Panen Petani Naik 6,33%
Kepala BPS Provinsi Lampung, Faizal Anwar saat menyampaikan rilis melalui kanal youtube BPS Lampung, Rabu, 2 Juni 2021. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat harga rata-rata gabah di tingkat petani pada Mei 2021 naik 6,33%. Hal tersebut berdasarkan survei harga produsen gabah terhadap 47 observasi pada kelompok gabah kualitas gabah kering panen (GKP).

"Harga GKP di tingkat petani naik 6,33 persen dari Rp.3.622,35 per kg menjadi Rp.3.851,56 per kg," kata Kepala BPS Provinsi Lampung, Faizal Anwar, saat menyampaikan rilis perkembangan rata-rata harga gabah di Lampung melalui kanal youtube BPS Lampung, Rabu, 2 Juni 2021.

Harga gabah tertinggi di tingkat petani mencapai Rp.4.350 per kg pada gabah kualitas GKP dengan varietas inpari32, di Kecamatan Punggur, Lampung Tengah. Sedangkan harga gabah terendah mencapai Rp.3.400 per kg pada gabah kualitas GKP varietas muncul di Kecamatan Sragi dan Palas, Lampung Selatan. Harga tersebut berada dibawah harga pembelian pemerintah (HPP) sebesar Rp.4.200 per kg.

Di tingkat penggilingan, harga gabah tertinggi Rp.4.470 per kg pada gabah kualitas GKP varietas inpari32 di Kecamatan Punggur. Sedangkan harga gabah terendah kelompok kualitas GKP yaitu Rp.3.500 per kg varietas muncul dari Kecamatan Palas dan Sragi. Harga tersebut dibawah HPP yaitu Rp.4.250 per kg.

Menurut dia, peningkatan harga gabah karena berlalunya panen raya di Lampung. Rata-rata peningkatan harga gabah kualitas GKP di tingkat petani sebesar 6,33 persen dari Rp.3.622,35 per kg menjadi Rp.3.851,56 per kg. Dengan kualitas yang sama, harga gabah di tingkat penggilingan juga meningkat 6,14 persen dari Rp.3.734,47 per kg menjadi Rp.3.963,59 per kg.

 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait