#Gabah

Harga Gabah Kering di Lampung Naik 0,50 Persen

Harga Gabah Kering di Lampung Naik 0,50 Persen
Ilustrasi. Dok MI


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Harga Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani naik sebesar 0,50 persen dari Rp3.995,59 per kg menjadi Rp4.015,38 per kg. Harga beras tingkat penggilingan kualitas premium mengalami kenaikan sebesar 0,93 persen. 


Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung mencatat selama Mei 2022, survei harga produsen gabah mencatat 47 observasi dengan kelompok gabah kualitas Gabah Kering Giling (GKG) sebanyak 8 observasi (17,02 %), dan Gabah Kering Panen (GKP) sebanyak 39 observasi (82,98%).

Harga gabah tertinggi di tingkat petani mencapai Rp. 4.300,00 per kg pada gabah kualitas GKP dengan Varietas Ciherang yang terdapat di Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah. 

"Harga tersebut lebih tinggi dari Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yaitu Rp. 4.200,00 per kg. Sedangkan harga gabah terendah mencapai Rp. 3.650,00 per kg pada gabah kualitas GKP dengan Varietas Muncul terdapat di Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan," ujar kepala BPS Lampung, Endang Retno Sri Subiyandani, Kamis, 2 Juni 2022. 

Di tingkat penggilingan, harga gabah tertinggi Rp4.400,00 per kg pada gabah kualitas GKP dengan Varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah. Harga tersebut diatas HPP yaitu Rp4.250,00 per kg. Sedangkan harga gabah terendah kelompok kualitas GKP yaitu Rp3.750,00 per kg dengan 
Varietas Muncul terdapat di Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan.

Harga gabah di tingkat petani kualitas GKP naik di bulan Mei 2022. Peningkatan rata-rata harga kelompok kualitas GKP di tingkat petani sebesar 0,50 persen dari Rp3.995,59 per kg menjadi Rp4.015,38 per kg. Dengan kelompok kualitas yang sama, harga gabah di tingkat penggilingan naik sebesar 0,60 persen dari Rp4.112,50 per kg menjadi Rp4.137,18 per kg.

Dari keseluruhan observasi yang dilakukan selama Mei 2022, pemantauan harga yang terbanyak berasal dari Kabupaten Lampung Tengah 15 observasi (31,91 %), Kabupaten Lampung Selatan sebanyak 14 observasi (29,79%), Kabupaten Lampung Timur sebanyak 10 observasi (21,28 %), dan Kabupaten Pringsewu 8 observasi (17,02 %). Selama Mei, survei harga produsen gabah mencatat 47 observasi. Dengan kelompok gabah kualitas GKG sebanyak 8 observasi (17,02 %), dan GKP sebanyak 39 observasi (82,98%).

Selama Mei 2022, survei harga beras di penggilingan mencatat 22 observasi yang terdapat di 5 kabupaten terpilih. Berdasarkan kualitas beras, observasi yang dilakukan didominasi beras kualitas Premium. Berdasarkan jenis beras yang diperjual belikan didominasi oleh Ciherang.

Harga beras tertinggi di tingkat penggilingan mencapai Rp11.000,00 per kg untuk kualitas Premium. Sementara itu, harga beras terendah yang diperjual belikan bulan ini mencapai harga Rp7.800,00 per kg untuk beras kualitas Medium.

Rata-rata harga beras tingkat penggilingan kualitas Premium mengalami kenaikan sebesar 0,93 persen, sedangkan harga beras tingkat penggilingan kualitas Medium turun sebesar 1,33 persen.

EDITOR

Winarko


loading...



Komentar


Berita Terkait