#hargabahanpokok

Harga Cabai di Lamsel Melonjak

Harga Cabai di Lamsel Melonjak
Kondisi pedagang sayuran di pasar tradisional Desa Karangpucung, Kecamatan Waysulan, Lampung Selatan, Selasa, 14 Juni 2022. (Lampost.co/Perdhana)


Kalianda (lampost.co) - - Mendekati hari raya Iduladha 1443 H, harga cabai merah di pasar tradisional, beberapa kecamatan di Lampung Selatan, melambung tinggi. Bahkan, harga cabai merah mencapai Rp100 ribu/kg.


Berdasarkan informasi yang dihimpun lampost.co, kenaikan harga cabai merah terjadi sejak bulan lalu. Secara perlahan, harga cabai mencapai Rp100 ribu/kg.

Melambungnya harga bahan baku sambal tersebut, membuat beberapa warung kecil di Kecamatan Kalianda, menjual cabai merah eceran seharga Rp500/biji.

"Cabai merah dijual bijian biar laku, karena harga sudah terlalu tinggi," kata Zubaidah (47), pemilik warung di Desa Palembapang, Kecamatan Kalianda, Selasa, 14 Juni 2022. 

Dia menjelaskan pada umumnya para pembelinya merupakan warga sekitar. Mereka membeli cabai, tomat, dan terasi untuk dijadikan sambal pelengkap menu makan keluarga. 

"Biasanya beli sepaket cabai, tomat dan terasi sebesar Rp5.000," ujarnya. 

Menurut Zubaidah, sejumlah komoditas pangan mulai beranjak naik diantaranya cabai rawit Rp90 ribu/kg, bawang merah Rp55 ribu/kg, tomat Rp15 ribu/kg dan kol Rp25 ribu/kg. 

"Saya belanja di pasar tradisional Blambangan," kata dia. 

Di sisi lain, di pasar tradisional Desa Karangpucung, Kecamatan Waysulan, tingginya harga cabai merah dan rawit yang mencapai Rp100 ribu/kg dipicu berkurangnya pasokan petani lokal. 

"Harga cabai merah dan rawit berlomba naik terus," kata Nur (36), pedagang di pasar setempat. 

Menurutnya, kenaikan kedua komoditas pangan tersebut sangat cepat. Dalam satu hari ini kira-kira Rp15-20 ribu/kg. Para pedagang berharap pemerintah bisa menjaga stabilitas harga komoditas pangan. Sebab naik dan turun harga yang tidak menentu membuat mereka merugi. 

Baca juga: Jelang Ramadan, Harga Cabai Merah di Lamsel Anjlok

Sedangkan para petani di Kecamatan Waysulan mengaku siklus tanam saat ini tidak banyak menanam cabai merah karena cuaca tidak menentu. 

"Tidak banyak menanam cabai, cuaca tidak menentu, modal tinggi," kata Sukir (43), petani setempat. 

Dia menjelaskan harga cabai merah di kalangan para petani saat ini sekitar Rp50-60 ribu/kg yang selalu diborong para pengepul. 

 

EDITOR

Wandi Barboy


loading...



Komentar


Berita Terkait