#spam#pdam

Habiskan Rp1,2 miliar, SPAM di Bandaragung Lamsel Hanya Berfungsi Kurang dari Setahun

Habiskan Rp1,2 miliar, SPAM di Bandaragung Lamsel Hanya Berfungsi Kurang dari Setahun
Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Dusun Bunut Utara, Desa Bandaragung, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, tidak berfungsi, Senin 6 Mei 2022. Lampost.co/Armansyah


Kalianda (Lampost.co) – Sarana pengelolaan dan pengembangan sistem penyediaan air minum (SPAM) di Dusun Bunut Utara, Desa Bandaragung, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan (Lamsel), tidak berfungsi. Padahal, proyek yang bersumber dari APBN 2021 itu menelan anggaran hingga Rp1,2 miliar.


Kepala Dusun Bunut Utara, Sainuri, mengatakan proyek SPAM tersebut tidak berfungsi sejak tiga bulan lalu. Padahal, alat tersebut baru bisa dimanfaatkan kurang setahun terakhir.

"Air dari sumur bor enggak ada tendangannya. Artinya, air SPAM tidak mampu mengaliri semua rumah," kata Sainuri, Senin, 6 Juni 2022.

Menurut dia, SPAM itu ditujukan untuk mengaliri air ke 220 sambungan rumah (SR). Namun, saat beroperasi hanya segelintir rumah yang bisa dialirkan.

"Paling hanya beberapa rumah yang tidak jauh dari titik sumur bor. Kalau yang rumahnya ujung pasti airnya enggak sampai," kata dia.

Selain itu, SPAM itu  juga tidak memiliki menara tower sebagai penampung air bersih. "Kwh listrik juga enggak ada karena lama menunggak," kata dia.

Sementara itu, Kepala Desa Bandaragung, Sapriyadi, mengatakan proyek SPAM yang dikerjakan pada September-Oktober itu tidak berfungsi. Bahkan, hingga saat ini belum ada serah terima dari rekanan ke Pemerintah Desa.

"Kendalanya air dari SPAM tidak mampu mengairi 220 SR dan tidak ada menara tower," kata dia.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait