#beritalampung#bandarlampung#iduladha

H-2 Iduladha, Penjual Ketupat di Pasar Tradisional Bandar Lampung Ramai

H-2 Iduladha, Penjual Ketupat di Pasar Tradisional Bandar Lampung Ramai
Mis, salah satu penjual ketupat di Pasar Cimeng. Lampost.co/Yudi Wijaya


Bandar Lampung (Lampost.co): H-2 Hari Raya Kurban atau Iduladha 1443 Hijriah, penjual ketupat ramai di sejumlah pasar tradisonal Kota Bandar Lampung. Pantauan Lampost.co, Jumat, 8 Juli 2022, ada sejumlah penjual ketupat berjajar di depan Pasar Cimeng, Telukbetung, Bandar Lampung.

Ketupat yang dijual pada pedagang terbuat dari daun kelapa muda atau disebut juga janur. Para pedagang cangkang ketupat berjajar di pinggiran jalan Pasar Cimeng menjajakan dagangannya.

Mis, salah satu pedagang mengatakan sangat bersyukur dapat berjualan ketupat di pasar menjelang Lebaran Iduladha.

"Alhamdulillah, sudah banyak yang beli ketupat. Meskipun lebih banyak di tahun kemarin atau dibandingkan dengan Lebaran Idulfitri kemarin. Ya, mungkin karena ekonomi yang sekarang ini. Apa-apa mahal semua," kata Mis.

Ia mengaku biasanya berjualan ketupat dari H-3 lebaran. "Kemarin saya jualan laku 300 cangkang ketupat. Kalau menjelang lebaran-lebaran sebelumnya sehari bisa kejual 600," katanya.

Dia mengatakan momen jelang lebaran adalah berkah tersendiri baginya.

Mis mengatakan anyaman ketupat dibanderol Rp5 ribu dalam satu ikat berisi 10 anyaman ketupat. Dalam membuat ketupat, Mis mengaku membuat anyaman ketupat sendiri, sementara janurnya dapat dari membi.

"Semoga berkah jelang lebaran dan semua orang bisa menyambut lebaran Iduladha 1443 H dengan kebahagiaan," pungkasnya.

Hal senada juga di katakan oleh Siswanto, pedagang ketupat musiman yang berdagang di Pasar Cimeng. Ia mengatakan dibandingkan menjelang lebaran sebelumnya ada penurunan pembeli.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait