#beritalampung#beritalampungterkini#kecelakaan#kakualastabas

Guru SMK di Kotabumi Tewas Tertabrak KA Kuala Stabas

Guru SMK di Kotabumi Tewas Tertabrak KA Kuala Stabas
Jenazah guru yang tewas ditabrak kereta api (KA) saat dibawa ke Rumah Sakit Kotabumi, Lampung Utara, Kamis, 24 November 2022. Lampost.co/Hari Supriyono


Kotabumi (Lampost.co) -- Guru SMK yang mengendarai sepeda motor tewas ditabrak kereta api (KA) Kuala Stabas di Km 111 piket 7 Desa Bumiratu, Sungkai Selatan, Lampung Utara, Kamis siang, 24 November 2022. Kejadian itu kini masih dalam proses penyelidikan aparat kepolisian setempat.

Korban Joni Sopiyanto (42), warga Kelurahan Kelapatujuh, Kotabumi, Lampung Utara, mengalami luka patah kedua kakinya dan robek di kepala serta luka tangan kiri.

Kapolsek Sungkai Selatan, Kompol Mulyadi, membenarkan adanya peristiwa tersebut. "Kami masih melakukan penyelidikan dan belum mengetahui pasti kejadian yang mengakibatkan korban tewas ditabrak kereta api," ujarnya.

Baca juga: Pohon Tumbang Tutup Badan Jalan 

Kapolsek juga menjelaskan dari keterangan sejumlah saksi, korban yang mengendarai sepeda motor Honda MegaPro BE-3770-JT seorang diri dari rumahnya menuju ke rumah kerabatnya yang melintasi jalur perlintasan KA di daerah itu. Namun, korban tidak melintasi perlintasan kereta api, tapi melalui jalur ganda perlintasan.

Pada saat bersamaan korban turun dari sepeda motor karena melihat ada kereta babarajang melintas dari arah Ketapang menuju Kotabumi. "Rupanya korban bertahan di satu jalur yang ada dan diperkirakan aman. Namun, rupanya saat yang bersamaan datang kereta penumpang Kuala Setabas dari arah Kotabumi menuju Palembang hingga menabraknya.

“Korban diduga meninggal dunia di lokasi kejadian itu dengan posisi tubuh telungkup di bebatuan di tengah jalur dua rel KA," ujarnya.

Mengetahui hal itu, warga bersama petugas KA serta aparat kepolisian langsung membawa korban ke rumah sakit.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait