#beritalampung#beritalampungterkini#gajipppk#gurupppk#gajigurupppk

Guru PPPK di Bandar Lampung bakal Terima Gaji Oktober—November

Guru PPPK di Bandar Lampung bakal Terima Gaji Oktober—November
Ilustrasi. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di Bandar Lampung akhirnya akan menerima gaji. Pemerintah menyalurkan dua bulan gaji untuk Oktober dan November.

Hal itu seperti yang diungkapkan Lia, guru salah satu SD di Bandar Lampung. Dia menyampaikan telah diinformasikan sejak kemarin terkait penyaluran gaji.

Ia mendapatkan kabar tersebut Sabtu, 5 November 2022, pukul 03.00 WIB dari grup guru PPPK Bandar Lampung. Informasi itu dibagikan bukan dari sekolah melainkan antara guru PPPK yang telah memiliki m-banking.

Baca juga: BBPOM Bandar Lampung Gandeng Industri Farmasi Tarik Obat Tercemar EG dan DEG 

"Karena rekening baru jadi belum semua punya m-banking, yang sudah ada dapat notif jam 3 subuh," ujarnya, Minggu, 6 November 2022.

Selain belum punya m-banking, sebagian guru PPPK juga belum memiliki kartu ATM. Sehingga tetap harus menunggu Senin untuk memeriksa saldo dan tarik tunai.

Hal itu seperti yang dirasakan Anisa, guru SD PPPK di Kecamatan Kedaton. Ia hanya mengandalkan informasi yang disampaikan teman satu profesinya terkait penyaluran gaji.

Ia belum mendapatkan kartu ATM karena antrean cukup banyak hingga Jumat. Dia membuat rekening itu Rabu dibantu tim Bank Lampung yang datang ke sekolah.

"Kalau saya belum bisa ambil gajinya sekarang karena belum punya ATM, harus menunggu Senin," katanya.

Sementara itu, Plt Kepala BPKAD Bandar Lampung, M Ramdhan mengungkapkan pemerintah telah mentransfer anggaran gaji PPPK ke bendahara kesekretariatan pemerintah sejak Kamis, 3 November 2022. Namun, karena rekening guru PPPK belum siap, belum tersalurkan.

Secara keseluruhan, pemerintah mengucurkan dana Rp8,2 miliar untuk gaji dan tunjangan Oktober—November. Untuk pembayaran gaji Oktober pihaknya menggunakan dana belanja tak terduga (BTT).

"Uangnya sudah kami cairkan dari kas daerah ke bendahara. Kemudian bendahara menyalurkan uang langsung ke rekening pribadi," katanya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait