#guruipa#kecerdasan4c

Guru IPA Dituntut Stimulasi Kecerdasan 4C

Guru IPA Dituntut Stimulasi Kecerdasan 4C
Bimtek peningkatan kompetensi guru IPA yang digelar Majelis Dikdasmen Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung bekerja sama dengan PPPPTK Kemendikbud. Dok.


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung bekerja sama dengan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Kemendikbud menggelar pelatihan kepada 20 guru IPA SMP Muhammadiyah se-Bumi Ruwa Jurai. Kegiatan berlangsung sejak Minggu, 22 November 2020 hingga Rabu, 25 November 2020 di SMP Muhammadiyah 3, Bandar Lampung.

Ketua Majelis Dikdasmen PWM Lampung, Undang Rosidin, mengatakan pelatihan digelar dalam rangka menghadapi tuntutan peningkatan kemampuan siswa memasuki abad 21. Sebab, siswa harus terkondisikan dengan peningkatan kemampuan 4C, yakni critis, creative, comunicative, dan collaborative.

Menurut dia, kecerdasan itu harus diimplementasikan dalam pembelajaran sehingga guru-guru mampu menstimulasi untuk peningkatan kemampuan 4C ini. 

"Jadi mudah-mudahan dengan adanya bimtek ini guru-guru ini bisa dilatih kemampuannya agar betul-betul dapat memanfaatkan media yang ada, baik IT maupun lain agar dapat menstimulasi kecerdasan 4C itu,” kata dia kepada Lampost.co, Senin, 23 November 2020.

Adapun 20 peserta pelatihan tersebut berasal dari Bandar Lampung, Metro, Lampung Selatan, Lampung Timur, Pringsewu, dan Lampung Tengah. Undang berharap kegiatan ini betul-betul diselenggarakan dengan baik sehingga nanti bisa diselenggarakan lagi ke tahap berikutnya.

"Karena pada waktu ekspose program itu bukan kompetensi guru IPA saja tapi penguatan kepala laboratorium kemudian guru pembina ekstrakulikuler IPA dan ada juga pelatihan untuk tenaga laboratorium. Kalau kegiatan ini sukses akan menjadi kepercayaan bagi PPPPTK,” ujarnya.

Dia berharap pelatihan yang berlangsung empat hari ini sukses dan melahirkan guru IPA yang memiliki kompetensi sesuai dengan keahlian dan tuntutan kebutuhan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan mencerdaskan. 

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...




Komentar


Berita Terkait