#unila#riset#teknologi

Guru Besar Unila Nilai Ekosistem di Indonesia belum Ramah Peneliti

Guru Besar Unila Nilai Ekosistem di Indonesia belum Ramah Peneliti
Guru Besar Universitas Lampung (Unila) Prof. Suharso. Lampost.co/Andre Prasetyo Nugroho 


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Guru Besar Universitas Lampung (Unila) Prof. Suharso menyebut riset dan teknologi sangat menentukan kemajuan negara. 

"Kalau kita ingin maju dan terdepan dalam berbagai aspek, teknologi negara kita harus unggul," ujarnya, Selasa, 1 Februari 2022.  

Menurutnya, riset harus dikedepankan agar unggul dan menjadi negara yang maju. 

"Bukan sebuah bangsa yang hanya bisa menjual produk sumber daya alam tanpa nilai tambah," kata dia. 

Baca: Unila Masuk 10 Besar Kampus Terbaik Nasional versi Webometrics

 

Prof Suharso menyebut, sampai saat Indonesia belum memiliki ekosistem yang ramah dan cocok dengan para peneliti. 

"Ekosistem kita ini belum mendukung para peneliti itu untuk memberikan karya-karya terbaiknya," ujarnya. 

Tidak cuma itu, Suharso menyebut ada semacam ketidak-percayaan terhadap para peneliti. Menurutnya sikap ini sudah menjadi mental bangsa yang begitu tampak di saat para peneliti menghasilkan sesuatu.

"Daya dukung itu tidak terbangun dalam negeri ini. Sehingga orang berinovasi tidak dapat penghargaan," tambahnya. 

Ia mencontohkan, apresiasi terhadap para peneliti sangat terasa di negara-negara maju. Mereka tak sungkan memberikan dukungan besar kepada proyek-proyek riset dan teknologi.

"Karena hampir semua negara-negara maju, riset dan development itu menjadi unggulan," kata dia. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait