#GunungMeletus#BencanaAlam

Gunung Sinabung Kembali Semburkan Awan Panas

Gunung Sinabung Kembali Semburkan Awan Panas
Pengendara melintas dengan latar belakang Gunung Sinabung yang menyemburkan material vulkanik di Desa Tiga Pancur, Karo, Sumatra Utara. Antara/Edy Regar


Medan (Lampost.co) -- Gunung Sinabung, Karo, Sumatra Utara kembali erupsi. Awas panas tersembur hingga jarak 1.000 meter ke arah timur-tenggara.

"Erupsi gunung Sinabung itu terekam seismogram dengan amplitudo maksimum 120 mm (milimeter) dan durasi 166 detik," kata pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo Natanail Perangin-angin saat dihubungi, Rabu, 28 Oktober 2020.

Gunung Sinabung juga sempat mengeluarkan awan panas dengan jarak 1.500 meter ke arah timur-tenggara pada pukul 12.51 WIB, Minggu, 25 Oktober 2020. Erupsi Gunung Sinabung dengan amplitudo maksimum 120 mm dan durasi lebih kurang 246 detik.

Gunung Sinabung kini berada pada status Level III (Siaga). Warga maupun petani diminta tidak beraktivitas di desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius 3 kilometer (km) dari puncak Gunung Sinabung. Kemudian, radius 5 km untuk sektor selatan-timur, dan 4 km untuk sektor timur-utara.

Sebelumnya, Gunung Sinabung erupsi pada Rabu, 19 Agustus 2020. Erupsi terjadi sejak pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, dan menyemburkan debu vulkanik setinggi 50-1.000 meter dari atas puncak kawah.

"Asap kawah bertekanan sedang hingga kuat teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo, Natanail Perangin-angin, Rabu, 19 Agustus 2020.

Dia menerangkan, berdasarkan informasi Kementerian ESDM Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung, teramati letusan Sinabung dengan tinggi 2.000 meter dan warna asap kelabu.

EDITOR

Abdul Gafur

loading...




Komentar


Berita Terkait