#Covid-19Lampung

Gula Darah hingga Tensi Tinggi, Sejumlah Anggota DPRD Pringsewu Batal Divaksin

Gula Darah hingga Tensi Tinggi, Sejumlah Anggota DPRD Pringsewu Batal Divaksin
Sekwan DPRD Pringsewu Budi Heriyanto saat cek kesehatan sebelum disuntik vaksin. Widodo


Pringsewu (Lampost.co) -- Anggota DPRD Kabupaten Pringsewu mulai menjalani vaksinasi Covid-19, Senin, 15 Maret 2021. Namun, ada beberapa anggota dewan batal disuntik vaksin karena tensi darah yang tinggi atau penyakit bawaan. 

Bambang Sugeng dari PKB misalnya, batal divaksin karena tensi darahnya masih 170/90, dan masih minum obat dari dokter. Kemudian Homsi dari PKS, juga urung disuntik vaksin Covid-19 karena gula darahnya melebihi batas normal.

"Gula darah saya sebesar 250," ungkap Homsi, Senin, 15 Maret 2021.

Lalu Kabag Persidangan, Sibarani, juga batal divaksin karena ada penyakit turunan yaitu jantung. "Petugas memerintahkan agar menunggu surat dari dokter spesialis yang menanganinya selama ini," kata Sekwan DPRD Pringsewu Budi Hariyanto.

Menurut Budi, pihaknya mengusulkan 44 vaksinasi dengan rincian 40 anggota dewan, dan 4 orang ASN dari sekretariat DPRD. Tetapi dari 40 anggota dewan, 15 orang diantaranya belum datang. 

"Bagi yang belum divaksin akan dilakukan jadwal ulang, dan akan ditanya apa alasannya kok tidak hadir saat pelaksanaan vaksinasi," kata dia.

Sekwan menambahkan untuk pelaksanaan vaksinasi kedua akan dilakukan pada 29 Maret 2021.

Sementara itu, Aris Wahyudi dari PDIP mengatakan usai divaksin dirinya mengaku sedikit mual sekitar 10 menit. "Tetapi hanya sebentar saja setelah itu gak ada gejala apa-apa," ungkapnya.

 

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait