#pelantikan#pemprovlampung

Gubernur Lampung Lantik Pejabat Tinggi dan Puluhan Fungsional

Gubernur Lampung Lantik Pejabat Tinggi dan Puluhan Fungsional
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Jabatan Fungsional di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung Balai Kratun Lantai III, Senin, 5 April 2021. Lampost/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melantik sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Jabatan Fungsional di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Balai Kratun Lantai III, Senin, 5 April 2021. Pegawai yang baru dilantik diminta untuk menguasai bidang tugasnya sesuai aturan hukum.

Pengukuhan tersebut sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor: 821.21/147/VI.04/2021 tentang pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian PNS Dalam dan dari Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Elvira Ummi Hani sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Perekonomian Provinsi Lampung, kini menjadi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, menggantikan Satria Alam yang pensiun. 

Kemudian juga Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor: 821.29/200/VI.04/2021 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Fungsional di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Ada 67 orang Pejabat Fungsional yang dikukuhkan dalam kegiatan tersebut.

"Laksanakan tugas sebaik-baiknya, segera lakukan orientasi diri, kuasai bidang tugas sesuai regulasi dan bangun kerjasama dengan semua pihak. Bekerja dengan baik," kata Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam arahannya.

Kemudian ia mengatakan jabatan yang diterima harus dikerjakan dengan sungguh-sungguh dan maksimal sehingga menghasilkan output yang baik demi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Arinal menyoroti serius seluruh ASN agar bekerja dengan bersih dan jujur serta tidak terlibat tindakan kriminalitas seperti korupsi dan penipuan. Untuk mencapai sebuah prestasi dan keberhasilan, harus didasari dengan sikap jujur dalam tindakan dan ikhlas dalam pengabdian.

"Tidak akan ada toleransi bagi pegawai yang melanggar aturan," katanya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait