#LAMPUNG

Gubernur Arinal Minta Kajian Komoditi Ditingkatkan

Gubernur Arinal Minta Kajian Komoditi Ditingkatkan
Gubernur Arinal saat keliling di Fakultas Pertanian Unila melihat hasil kajian dari mahasiswa dan dosen Fakultas Pertanian Unila, Rabu, 16 November 2022. Lampost.co/Andre Prasetyo Nugroho


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meminta pengkajian dan penelitian komiditi unggulan di Provinsi Lampung seperti lada dan cokelat ditingkatkan.

Arinal juga meminta kepada Presiden Sungai Budi Group Widarto untuk meningkatkan komiditi cokelat dan lada. Hal itu ia sampaikan usai peletakan batu pertama gedung pusat kajian cassava, kelapa sawit, dan tebu di Fakultas Pertanian (FP) Universitas Lampung (Unila), Rabu, 16 November 2022.

"Beliau (Widarto) ini banyak bergerak di sektor pertanian, dengan adanya pembangunan yang diberikan oleh beliau di Lampung untuk kajian terkait cassava, tebu, kelapa sawit, dan saya minta tambah cokelat kita punya produksi nomor dua di nasional setelah Ujung Pandang kemudian lada juga perlu ditingkatkan kajian-kajian tentang lada," kata dia.

Cokelat dan lada, menurut Arinal, adalah komiditi yang menjadi andalan di Provinsi Lampung.  "Kita harapkan cokelat dan lada bisa pulih kembali seperti dulu, dunia mengenal Indonesia, lada terkenal ya lada hitam," kata dia.

Ia juga meminta para mahasiswa mendapatkan ilmu pengetahuan dan hasil kajian-kajian yang berasal dari perguruan tinggi.  "Hasil kajian itu lah baru dieksekusi di pemerintahan," kata dia.

Menurutnya, Indonesia merupakan eksportir cassava khususnya Lampung di tingkat dunia. Selain itu tebu di Lampung memenuhi 32 persen dari kebutuhan nasional.  "Kemudian lada nomor 1, cokelat nomor 2, kelapa sawit bertambah di Sumatera Selatan. Tentu ini hikmah buat saya bahwa Lampung akan memiliki pusat kajian yang bisa membuat kesejahteraan masyarakat," kata dia.

EDITOR

Deni Zulniyadi


loading...



Komentar


Berita Terkait