#operasipasar

Gubernur Apresiasi Kinerja TPID Stabilisasi Harga Bahan Pokok

Gubernur Apresiasi Kinerja TPID Stabilisasi Harga Bahan Pokok
Sekda Provinsi Lampung Fahrizal Darminto saat meresmikan kegiatan Operasi Pasar di PKOR Wayhalim, Bandar Lampung, Minggu 17 Januari 2021. Lampost.co/Atika Oktaria


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung Fahrizal Darminto mengapreasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Lampung yang telah menggelar operasi pasar (OP) di tengah adanya kenaikan harga yang terjadi belakangan ini. 

"Kegiatan ini dapat diharapkan agar masyarakat memperoleh harga pakok dengan harga yang murah. Gelar stabilisasi harga ini merupakan kegiatan rutin yang sangat memberikan kemudahan untuk masyarakat," kata Fahrizal, Minggu, 17 Januari 2021.

Mewakili Gubernur, ia mengatakan bahwa OP digelar pada saat yang tepat karena hadir bersamaan dengan adanya kenaikan harga.

"Terimakasih pada stakeholder yang telah bersinergi juga pelaku usaha yang sudah berkontribusi sehingga kegiatan ini terlaksana," ujarnya. 

Meskipun kegiatan ini masih belum memenuhi kebutuhan masyarakat sepenuhnya, namun paling tidak dapat menyatukan dan menjalin rasa bersamaan dan aparatur juga bersama memberikan fasilitas yang mudah dijangkau. 

Ia juga mengatakan bersamaan dengan stabilisasi harga yang digelar DInas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), pemerintah memiliki strategi untuk kembali meningkatkan ekonomi di Lampung pada 2021.

"Pemerintah akan terus koordinasi antar instansi dan stakeholders untuk meningkatkan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera," ujar Fahrizal.

Ia juga mengatakan, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi prioritas untuk kembali tumbuh sejalan dengan keterpurukan saat pandemi melanda di 2020 kemarin.

"Salah satur program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Lampung yakni pendirian perusahan Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida). Pendirian Perusahaan Penjaminan Kredit Daerah (PPKD) ini merupakan kebijakan nasional dalam meningkatkan akses pembiayaan di daerah khususnya bagi UMKM dan koperasi, termasuk di dalamnya generasi milenial," ujarnya. 

Ia juga mengatakan tantangan UMKM saat ini sangat tajam sehingga harus terus berusaha bangkit.

"Salah satu caranya adanya dengan mengikuti kegiatan seperti ini, semakin dikenal, semakin banyak orang tahu, sehingga upaya tumbuh akan lebih cepat. Lagi pula Disperindag dan BI memiliki wadah untuk mendukung para UMKM di Lampung ini bisa digunakan dengan baik," katanya.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait