#perda#undang-undang#beritalampung

Gubernur akan Cabut Perda Wajib Belajar 12 Tahun

Gubernur akan Cabut Perda Wajib Belajar 12 Tahun
Lampost.co/Umar Robbani


Bandar Lampung (Lampost.co): Pemerintah Provinsi Lampung berencana untuk mencabut Peraturan Daerah (Perda) tentang wajib belajar 12 tahun. Itu dilakukan karena Perda tersebut sudah tidak lagi relevan.

Hal itu disampaikan dalam Pembinaan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi kepada Kepala SMA/SMK, Senin, 19 Oktober 2020. Hal itu merespon keluhan dari MKKS Lampung atas kesulitan dalam pendanaan operasional sekolah.

"Jika memang itu mengganggu dan sudah dianggap tak lagi relevan maka akan kita cabut," ujarnya.

Terkait hal itu, Sekretariat Daerah Fachrizal Darminto menjelaskan pihaknya akan lebih dahulu melakukan pembahasan. Pihaknya akan menyampaikan aspirasi tersebut ke DPRD Provinsi untuk dibahas lebih lanjut.

"Nanti kita akan lakukan sesuai mekanismenya," kata dia.

Selain itu, ia juga menjelaskan pihaknya juga telah mengajukan perda tentang pendaan sekolah kepada pemerintah pusat. Peraturan yang disampaikan itu tentang aturan kontribusi masyarakat untuk membiayai operasional sekolah.

"Gubernur juga sudah menghubungi pemerintah pusat agar bisa dipercepat sehingga bisa dijadikan landasan hukum pihak sekolah dalam mengatur pendaan sekolah," jelasnya.

Sementara Ketua MKKS SMA Lampung Suharto pihaknya hanya menyampaikan aspirasi. Dalam menjalankan proses pembelajaran pihaknya selalu mengacu pada PP 48 tahun 2008, UU 20 tahun 2003, dan Permen 75 Tahun 2016.

"Jika ada aturan yang dalam tanda kutip mengganggu kegiatan sekolah kita akan sampaikan," tuturnya.

Sebelumnya, dalam kegiatan tersebut disampaikan Pergub Nomor 14 Tahun 2014 tentang wajib belajar 12 tahun dikeluarkan saat wewenang SMA/SMK berada di kabupaten/kota. Sedangkan saat ini wewenang tersebut telah dialihkan ke ranah provinsi Lampung.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...




Komentar


Berita Terkait