#Jalanrusak#lampungselatan

Gorong-gorong di Poros Sragi Lamsel Ambrol

Gorong-gorong di Poros Sragi Lamsel Ambrol
Truk bermuatan pasir teperosok ke dalam gorong-gorong yang ambrol di ruas Jalan Poros Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, Jum'at 1 Oktober 2021. Lampost.co/Armansyah


Kalianda (Lampost.co) -- Gorong-gorong di ruas Jalan Poros Kecamatan Sragi, Lampung Selatan (Lamsel), tepatnya di Desa Kualasekampung, ambrol. Kerusakan itu nyaris memakan separuh jalan yang mengakibatkan akses menuju Sragi-Ketapang tersendat.

Gorong-gorong yang ambrol itu memiliki panjang mencapai empat meter. Meski masih bisa dilalui, pengguna jalan diimbau tetap berhati-hati saat melintasi ruas jalan tersebut.

Warga setempat, Ajiz (48) mengatakan, rusaknya gorong-gorong tersebut karena termakan usia. Selain itu, penyebab lainnya adalah karena Jalan Poros Sragi kerap dilewati kendaraan bermuatan besar.

"Pengguna jalan harus ektra hati-hati," kata Ajiz, Jum'at, 1 Oktober 2021.

Baca: Butuh Pembangunan, Jalan di Candipuro Lamsel Masih Tanah

 

Sementara itu, Kepala Desa Kualasekampung, Budi Warkoyo mengatakan, gorong-gorong tersebut dibangun sejak 1992. Ia mengaku, gorong-gorong yang terbentang di jalan penghubung antarkecamatan itu belum pernah diperbaiki.

"Memang usia gorong-gorong itu sudah 29 tahun. Kemarin ada truk yang membawa pasir melintas dan terjebak dalam gorong-gorong hingga ambrol. Bagian ambrol ada sekitar empat meter. Sedangkan, sisanya tinggal satu meter untuk dilintasi," kata dia.

Budi mengaku telah bergotong-royong membongkar gorong-gorong tersebut. Pihaknya juga berinisiatif memasang pohon kelapa agar titik tersebut tetap bisa dilintasi kendaraan.

"Kalau kami biarkan akan membahayakan kendaraan yang melintas, bahkan arus pengendara bisa tersendat," kata dia.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait