#Kesehatan#VirusKorona#Teknologi

Google Siap Distribusikan Pelacak Covid-19 ke Ponsel Android

( kata)
Google Siap Distribusikan Pelacak Covid-19 ke Ponsel Android
Google berkolaborasi dengan Apple menciptakan sistem pelacak untuk pasien positif COVID-19


Jakarta (Lampost.co) -- Google dilaporkan bekerja sama dengan Apple dalam membangun sistem pelacak Covid-19 berbasis Bluetooth. Sistem ini dipastikan Google akan didistribusikannya ke smartphone bersistem operasi Android melalui Google Play Services.

Sistem yang secara otomatis mencatat interaksi masyarakat ini dilaporkan The Verge akan didistribusikan via update di Google Play. Selain itu, update sistem pelacak Covid-19 ini hanya tersedia untuk minimal perangkat pengguna sistem operasi Android 6.0 Marshmallow atau versi lebih baru.

Tipe teknologi ini belum dapat dipastikan mampu membantu menghentikan penyebaran virus korona, sebab belum melalui proses pengkajian ilmiah. Meskipun demikian, sejumlah ahli optimis bahwa pelacakan kontak secara otomatis dapat meningkatkan respon terkait Covid-19 di wilayah Amerika Serikat.

Namun menciptakan sistem dengan kemampuan ini hanyalah langkah awal bagi ranah teknologi. Tipe teknologi disebut ahli bukanlah solusi penyelesaian, tapi merupakan bagian strategi kesehatan publik komprehensif.

Cara pelacakan sistem ini tergolong sederhana, dengan mencatat setiap ponsel dengan kisaran tertentu dari seseorang. Dan jika kemudian orang tersebut dinyatakan positif Covid-19, sistem akan mengirimkan peringatan ke setiap ponsel yang berada di sekitarnya.

Pemanfaatan teknologi Bluetooth disebut ahli memiliki kelemahan, sebab Bluetooth membuat jaringan luas dan menimbulkan kesulitan untuk menentukan jarak antar ponsel cukup dekat sehingga meningkatkan peluang bagi pengguna untuk menularkan virus.

Selain itu, sistem baru ini tidak akan berguna tanpa peningkatan secara dramatis dalam hal jumlah pengujian yang dilakukan di Amerika Serikat, pesan yang jelas dan integrasi kuat dengan kebijakan kesehatan publik.

Di sisi lain, Google menyebut akan mendistribusikan sistem ini melalui dua tahap, pertama dengan meluncurkan Application Programming Interface (API). Tahap pertama disebut Google akan dilakukan pada bulan Mei mendatang, sedangkan tahap kedua berupa penerapan API ke sistem operasi.

Sistem ini dapat dinikmati oleh seluruh pengguna smartphone Android, kecuali ponsel cerdas karya Huawei. Sebagai pengingat, perangkat karya Huawei ini tidak didukung oleh Google Mobile Service akibat perang dagang yang menempatkannya ke dalam daftar entitas.

Google menyebut tidak akan meninggalkan perangkat tanpa akses ke layanan mobile miliknya ini. Google menyebut akan membuat framework yang dapat dimanfaatkan vendor asal Tiongkok untuk menciptakan sistem pelacak berkemampuan serupa dengan layanan hasil kolaborasinya dengan Apple tersebut.

EDITOR

Abdul Gafur

loading...




Komentar


Berita Terkait