#politik#golkar

Handitya Narapati dan Supriadi Alfian Ancang-ancang

Handitya Narapati dan Supriadi Alfian Ancang-ancang
Logo Partai Golongan Karya (Golkar). Ilustrasi.


Bandar Lampung (Lampost.co) --DPD Tingkat I Golkar Lampung kedatangan dua kader baru yang akan bergabung, dari latar belakang  berbeda.


Mereka adalah mantan Wakil Bupati Pringsewu Handitya Narapati Sjachroedin ZP dan mantan Ketua PWI Lampung Supriyadi Alfian

Sekretaris DPD Partai Golkar Lampung Ismet Roni sangat menerima kedua tokoh yang hendak bergabung tersebut. Golkar Lampung tentunya terbuka dan sangat menerima keduanya bergabung ke partai berlambang pohon beringin tersebut. Diharapkan keduanya berkontribusi terhadap partai.

"Keduanya memiliki pengalaman dan integritas yang baik, kami akan tempatkan di Pengurus DPD Tingkat I Golkar Lampung," ujar Ismet Roni, Senin, 16 Mei 2022.

Sebelum bergabung dengan Golkar Handitya Narapati Sjachroedin pernah menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Pringsewu, meski kini telah mundur. Terhadap statusnya di PDIP Lampung, Golkar meminta Handitya membuat surat penguduran diri secara baik terhadap partai asalnya.

"KTA Golkar pun sedang proses. Saya minta dengan yang bersangkutan segera buat surat pengunduran diri secara baik ke partai asal," ujar Ketua Komisi IV DPRD Lampung itu.

Sementara Supriadi Alfian mengaku siap berkiprah di dunia politik untuk memajukan Partai Golkar sebagai pengurus.  Menurutnya profesi jurnalis dan kader partai hampir sama dalam bekerja, dan ada sedikit perbedaan yang tipis.

Sementara, Sekretaris DPD PDIP Lampung Sutono mengatakan hingga saat ini belum menerima surat pemunduran diri Handitya secara resmi. Akan tetapi kepindahannya ke Golkar merupakan hal yang biasa.

"Setiap individu bebas memilih ingin bergabung atau tidak atau pindah," ujarnya.

Terkait status Handitya walau belum mengundurkan diri secara resmi, berdasarkan Ad/ART Partai PDI, jika kader memiliki KTA ganda, maka ia gugur sebagai kader dari partai PDIP.

EDITOR

Sri Agustina


loading...



Komentar


Berita Terkait