#advetorial#Gojek

Gojek Dorong UMKM Kuliner Lampung Melaju di Masa Pandemi

Gojek Dorong UMKM Kuliner Lampung Melaju di Masa Pandemi
Gojek sebagai SuperApp terbesar di Asia Tenggara terus berkomitmen menjadi yang terdepan dalam mendukung dan menjadi mitra tumbuh kembang pelaku bisnis UMKM kuliner di Kota Bandar Lampung.


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Gojek sebagai SuperApp terbesar di Asia Tenggara terus berkomitmen menjadi yang terdepan dalam mendukung dan menjadi mitra tumbuh kembang pelaku bisnis UMKM kuliner di Kota Bandar Lampung untuk go digital #MelajuBersamaGojek selama masa pandemi Covid-19.

Dalam rangka mendukung program Pelatihan Digital dan Permodalan bagi pelaku UMKM kuliner oleh BAKTI Kominfo, Gojek melalui Asosiasi E-Commerce Indonesia idEA ikut serta dalam memberikan pelatihan dan onboarding bagi puluhan pelaku UMKM di Kota Lampung secara daring atau online.

Branch Manager Gojek Lampung, Muhammad Kurnia Adiputra, dalam sesi tersebut mengatakan 100 pelaku UMKM di Kota Bandar Lampung berkesempatan untuk mendapatkan edukasi langsung terkait berbagai tips, dan trik dalam menjalankan usaha kecil secara efektif, efisien dan menguntungkan secara digital melalui aplikasi GoFood.

“Gojek memahami bahwa gelombang pandemi ini telah membatasi pelaku usaha UMKM ini untuk berusaha secara optimal. Namun melalui berbagai solusi bisnis dalam ekosistem digital Gojek memberikan kemudahan akses kepada pelaku usaha untuk tetap bisa menggeliat memutar roda bisnis mereka secara konsisten. Gojek memahami bahwa banyak pelaku UMKM yang belum sepenuhnya memahami penggunaan aplikasi digital ini untuk usaha mereka," kata dia, Senin, 2 Agustus 2021.

Pihaknya berharap melalui pelatihan digital para pelaku UMKM bisa semakin lenting, dan kokoh dalam menghadapi pandemi Covid-19. Serta memberikan kontribusi perekonomian bagi Provinsi Lampung. Para peserta pelatihan digital ini diundang dan dikurasi langsung oleh BAKTI Kominfo dan idEa.

"Berkolaborasi dengan berbagai mitra lainnya, di program ini peserta juga akan mendapat bantuan modal untuk menjalankan usahanya. Sementara pelatihan Gojek terdiri atas sesi pelatihan dan sesi konsultasi langsung kepada pelaku usaha UMKM agar dapat membantu memasuki pasar digital dan menjadi mitra usaha GoFood," jelas Adi.

Sementara Direktur Utama BAKTI Kemkominfo, Anang Latif, mengapresiasi semangat dan dukungan Gojek dalam program ini. UMKM merupakan kekuatan yang merupakan pilar bagi kebangkitan ekonomi digital. Ia meyakini pelatihan ini dapat mendorong pelaku UMKM untuk "go digital" dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi pelaku UMKM.

"Pelatihan ini juga merupakan bagian dari Gerakan Nasional Literasi Digital yang baru saja dicanangkan oleh Presiden RI pada tanggal 20 Mei 2021 yang lalu. Kota-kota yang dipilih merupakan kota yang menjadi area pelayanan BAKTI, di mana selain membangun infrastruktur, BAKTI memiliki komitmen untuk juga membangun ekosistem di setiap wilayah tersebut," katanya.

Secara terpisah, Ketua Umum idEA, Bima Laga, memuji keikutsertaan Gojek dalam Pelatihan Digital dan Dukungan Akses Permodalan 2021 yang diselenggarakan BAKTI Kominfo bersama idEA.

“Pelaku UMKM saat ini memang membutuhkan aksi nyata untuk bisa membantu memulihkan kondisi ekonomi mereka yang terdampak pandemi. Seperti kita ketahui, industri digital menjadi salah satu solusi untuk bisa menjalankan usaha di tengah segala pembatasan mobilitas dan aktivitas saat ini. Pelatihan ini memastikan pelaku UMKM mendapat keahlian digital yang mumpuni, sekaligus permodalan untuk bisa mengembangkan usahanya Kembali,” ujar Bima.

Selain di Bandar Lampung pelatihan serupa juga telah digelar di kota Jambi beberapa waktu lalu, yang diikuti secara online oleh 72 pelaku UMKM kuliner lokal. Sesi yang digelar tanggal 26 Juli 2021 silam ini disampaikan oleh City Supervisor Gojek Jambi, Rudy Azwari. Pelatihan selanjutnya akan digelar di kota Denpasar, Bali pada 16 Agustus 2021 mendatang.

Head of PPGR Gojek Sumatera Bagian Selatan, Kenn Lazuardhi Syarnubi menyatakan kerjasama strategis dengan idEa dan BAKTI Kominfo ini merupakan sebuah upaya untuk memperkuat fondasi ekonomi lokal berbasis UMKM agar semakin memiliki ketahanan yang tinggi untuk menghadapi berbagai situasi, salah satunya pandemi.

“Kami sangat mengapresiasi kerjasama yang telah dijalin oleh BAKTI Kominfo dan Asosiasi idEa dalam memberikan dukungan dan bantuan kepada pelaku UMKM di Lampung agar semakin semangat untuk go digital," ungkapnya.

Gojek adalah untuk mendukung pertumbuhan pelaku usaha UMKM agar terus bertumbuh dan menjadi terus berkontribusi pada perekonomian nasional. Oleh karena itu, Gojek juga secara konsisten dan kontinu terus mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) dalam mendukung pertumbuhan usaha lokal dan UMKM untuk naik kelas khususnya di masa pandemi inigkap Kenn.

Secara nasional, upaya Gojek dalam mendukung UMKM turut membantu ketahanan perekonomian Indonesia. Riset LD FEB UI mengungkapkan bahwa Gojek berkontribusi sebesar Rp104,6 Triliun ke ekonomi Indonesia di tahun 2019. Menggunakan metode perhitungan PDB, nilai produksi di ekosistem Gojek setara dengan 1% PDB nasional di tahun 2019.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait