#aniaya

Gerombolan Pemabuk Penganiaya Warga Hajimena Diburu Polisi

Gerombolan Pemabuk Penganiaya Warga Hajimena Diburu Polisi
Kapolsek Natar AKP Gigih Andri Putranto


Kalianda (Lampost.co) -- Kepolisian Sektor Natar (Polsek) Natar masih menyelidiki kasus penganiayaan yang dilakukan para pemabuk terhadap korban Amos Aritonang (35), warga Komplek Pertanian RT/RW 003/001, Desa Hajimena, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan.

Kapolsek Natar AKP Gigih Andri Putranto mengatakan, setelah mendapat laporan dari korban anggota langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan saat ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

"Saksi-saksi yang ada di lokasi telah dimintai keterangan dan kami meminta saksi memberi laporan atau informasi siapa saja yang terlibat dalam penganiayaan terhadap korban. sekarang tahap penyelidikan lebih lanjut," kata Kapolsek Natar, Sabtu, 11 Desember 2021.

Lebih lanjut Kapolsek mengatakan, bhabinkamtibmas dari polsek telah dihimbau untuk aktif memberi imbauan kepada warga tidak ada kerumunan di lokasi dan jangan ada parkir sembarangan yang memicu terjadinya pengeroyokan.

Diberitakan sebelumnya, keluarga korban penganiayaan yang dilakukan lima orang tidak dikenal di depan Toko Tani Komplek Pertanian pada Jumat, 3 Desember 2021, malam, meminta aparat penegak hukum menangkap pelaku karena peristiwa serupa sering terjadi di lokasi tersebut.

Amos Aritonang (35), warga Komplek Pertanian RT/RW 003/001, Desa Hajimena, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, mengalami luka luka lantaran dikeroyok oleh para pemabuk yang sering nongkrong.

EDITOR

Winarko


loading...



Komentar


Berita Terkait