#gempa#mamuju

Gempabumi 5,8 Magnitudo Mengguncang Mamuju, Wara Pilih Mengungsi

Gempabumi 5,8 Magnitudo Mengguncang Mamuju, Wara Pilih Mengungsi
Ilustrasi gempabumi


Mamuju (Lampost.co)--Gempabumi berkekuatan 5,8 magnitudo menguncang kota Mamuju, Sulawesi Barat, Rabu, 8 Juni 2022. Akibat gempabumi ini dilaporkan belum ada korban jiwa dan tidak berpotensi tsunami. Namun, sejumlah warga yang trauma terhadap gempa tahun 2021 lalu itu, memilih mengungsi.
 
Salah satu warga Mamuju, Nur Jannah mengaku, sudah berada di rumah keluarganya yang berjarak 15 kilo meter dari Kota Mamuju untuk megungsi.


“Saya bawa dua anak dan beberapa barang berharga mengungsi,” terangnya saat dihubungi melalui sambungan telepon seluler dari Palu.

Menurut Nur, rumah keluarganya itu berada di ketinggian. “Saya rasa aman mengungsi di sini karena berada di ketinggian,” ujarnya.

Nur terpaksa mengungsi bersama keluarganya karena trauma dengan gempabumi 2021 lalu. Di mana, pada gempabumi itu banyak kerusakan dan korban jiwa di Mamuju.

“Takutlah bertahan di kota. Jangan nanti gempa susulan kayak 2021 lalu. Pokoknya trauma saya,” imbuhnya.

Warga Mamuju lainnya, Edwin M menambahkan, saat ini ia bersama keluarganya juga sudah mengungs.

Tidak hanya itu, menurutnya, ada banyak warga Kota Mamuju juga yang mengungsi ke sejumlah tempat aman.

“Saya ada tiga kepala keluarga ini mengungsi. Di arah perbukitan ada banyak juga saya lihat warga mengungsi, khususnya di area perkantoran Provinsi Sulbar,” tandasnya.

Diketahui, gempabumi dengan kekuatan magnitudo 5,8 mengguncang Mamuju, Sulawesi Barat.

Gempa yang dirasakan sekitar lima detik itu membuat warga sekitar panik.

Pihak kantor Pencarian dan Pertolongan Mamuju melaporkan, gempabumi berada di laut dengan jarak 43 kilo meter arah barat daya, Kabupaten Mamuju.

Guncangan gempabumi dirasakan di Kabupaten Mamuju, Kabupaten Mamuju Tengah, Kabupaten Majene, sampai ke Kabupaten Donggala, dan Kota Palu, Sulawesi Tengah.
 

EDITOR

Sri Agustina


loading...



Komentar


Berita Terkait