#Gempa#Gempabumi

Gempa Susulan Guncang Selandia Baru

Gempa Susulan Guncang Selandia Baru
Ilustrasi. Google Images


Wellington (Lampost.co) -- Gempa bumi susulan mengguncang wilayah Pulau Utara Selandia Baru pada Sabtu, 6 Maret 2021, yang kekuatannya mencapai magnitudo 6,4 berdasarkan catatan Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS). Guncangan susulan terjadi satu hari usai gempa kuat yang melanda Selandia Baru memicu peringatan gelombang tsunami.

Dilansir dari laman The Straits Times, sejauh ini tidak ada laporan kerusakan serius maupun korban jiwa atau luka dari gempa yang melanda Selandia Baru pada Jumat kemarin.

Guncangan susulan, yang berpusat di lepas pantai kota Gisborne, juga tidak menimbulkan kerusakan atau menelan korban.

Rentetan gempa yang kekuatan terbesarnya mencapai magnitudo 8,1 melanda area dekat Kepulauan Kermadec, sekitar 1.000 kilometer dari Selandia Baru pada Jumat kemarin. Gempa tersebut memicu peringatan tsunami untuk beberapa pulau di Pasifik Selatan.

Otoritas beberapa negara di Pasifik sempat memprediksi adanya gelombang hingga setinggi tiga meter usai terjadinya gempa. Namun selang beberapa waktu, gelombang yang ditimbulkan gempa relatif rendah dan tidak menimbulkan kerusakan signifikan di wilayah pesisir.

Meski tidak menimbulkan kerusakan atau menelan korban, gempa kuat pada Jumat kemarin memicu evakuasi puluhan ribu penduduk pesisir di Selandia Baru, Kaledonia Baru, dan Vanuatu.

Di Selandia Baru, masyarakat di sepanjang bentangan Pulau Utara diminta melarikan diri di tengah suara sirene peringatan tsunami.

"Jangan tinggal di rumah," ucap peringatan dari Agensi Manajemen Darurat Nasional Selandia Baru atau NEMA.

"Orang-orang di dekat pantai harus segera bergerak ke tempat tinggi, atau pergi sejauh mungkin ke area pedalaman," lanjutnya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait