#Gempa#Bencana#GempaJepang

Gempa Bumi Magnitudo 7,1 Guncang Fukushima Tokyo

Gempa Bumi Magnitudo 7,1 Guncang Fukushima Tokyo
Kerusakan bangunan terlihat di salah satu sudut kota Fukushima di Jepang usai terjadinya gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 pada Sabtu malam, 13 Februari 2021. (JIJI PRESS/AFP)


Fukushima (Lampost.co) -- Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 mengguncang lepas pantai Fukushima, Jepang pada Sabtu malam, 13 Februari 2021. Guncangan terjadi beberapa pekan menjelang peringatan 10 tahun bencana tsunami Jepang 2011.

Menurut laporan Agensi Meteorologi Jepang (JMA), gempa terasa begitu kuat di Tokyo. Namun sejauh ini, gempa tidak memicu peringatan tsunami.

Kuatnya guncangan memicu pemadaman listrik di hampir satu juta rumah di Fukushima dan sekitarnya. Lokasi gempa berada di dekat episentrum guncangan 2011, yang kala itu memicu tsunami dan menewaskan lebih dari 18 ribu orang.

Tsunami tersebut memicu insiden nuklir di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima Daiichi. Insiden tersebut merupakan yang terparah sejak bencana Chernobyl pada 1986.

JMA menyebut guncangan terbaru terjadi pada pukul 23.08 waktu setempat di kedalaman 60 kilometer di lepas pantai timur Jepang.

Kepala Sekretaris Kabinet Katsunobu Kato mengatakan kepada awak media bahwa evaluasi gempa sedang dilakukan, termasuk memeriksa kondisi beberapa PLTN di kawasan Fukushima.

"Ada tidaknya korban jiwa maupun luka dan kerusakan struktural sedang diselidiki," kata Kato dalam sebuah konferensi pers, dilansir dari laman BBC. Ia menambahkan bahwa beberapa bagian dari jaringan kereta api cepat dihentikan sementara karena adanya pemadaman listrik.

"Survei sedang dilakukan di PLTN Fukushima Daiichi. Kami menerima laporan bahwa PLTN Onagawa dan Fukushima Daiichi baik-baik saja," ungkap Kato.

Tepco, operator PLTN Fukushima, menuliskan di Twitter bahwa pihaknya sedang memeriksa status terkini PLTN.

EDITOR

Abdul Gafur

loading...




Komentar


Berita Terkait