#buras#tiongkok#covid-19

Gelombang Kedua Korona ke RRT!

( kata)
Gelombang Kedua Korona ke RRT!
Ilustrasi Pixabay.com

Bambang Eka Wijaya

SEJAK awal April 2020, Tiongkok mendapat serangan gelombang kedua Covid-19, virus impor bawaan orang tanpa gejala (OTG) yang masuk ke negerinya. Jumlah pasien baru positif terinfeksi meningkat pesat.

Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok pada Senin (6/4) melaporkan 78 kasus baru virus Covid-19 tanpa gejala yang teridentifikasi hingga Minggu (5/4) malam. Jumlah itu naik dibandingkan sehari sebelumnya sebanyak 47 kasus.

Minggu berikutnya (12/4) dilaporkan 108 kasus baru, menambah jumlah yang telah dilaporkan sebelumnya sebanyak 143 kasus.

Hal itu muncul setelah Pemerintah Tiongkok dengan langkah penanggulangan kerasnya dianggap sukses menekan angka kasus infeksi lokal virus korona yang sebelumnya sempat outbreak. Jumlah kumulatif kasus virus Corona di Tiongkok hingga Senin (13/4) tercatat 82.160, dengan angka kematian 3.341 (Liputan6, 13/4/2020)

Laporan komisi tersebut, Senin (13/4), menyebut 98 kasus impor virus korona hari itu melibatkan pendatang dari luar negeri yang tiba di Tiongkok, rekor baru sekaligus naik dari 97 kasus pada hari sebelumnya. Jumlah kasus tanpa gejala (OTG) dalam jumlah itu turun menjadi 61 dari 63.

Pemerintah Beijing khawatir gelombang kedua serangan virus korona yang dibawa para pendatang ke negerinya akan mendorong Tiongkok kembali ke kondisi yang hampir lumpuh.

Provinsi Heilongjiang yang berbatasan dengan Rusia menjadi salah satu pintu masuk pendatang yang signifikan. Meski penjagaan perbatasan diperketat, provinsi ini melaporkan 56 kasus baru, 49 di antaranya berasal dari Rusia, lapor Antara (12/4).

Gelombang kedua Covid-19 ke Tiongkok yang mayoritas bawaan para pendatang tanpa gejala (OTG) itu layak disimak. Sebab, arus pemudik dari kawasan zona merah Covid-19 (Jabodetabek) ke seantero negeri berpotensi menyulut gelombang kedua di negeri kita. Padahal, gelombang pertama saja masih merebak.

Laporan @detikfinance (15/4), berdasar data Kementerian Perhubungan sudah lebih 900 ribu orang pemudik awal meninggalkan Jabodetabek menyebar ke daerah-daerah. Sekitar 8% di antaranya menuju Lampung dan Sumatera Selatan.

Kewaspadaan terhadap serangan gelombang kedua virus korona lewat episode mudik itu amat penting. Sebab, sekarang saja 29 kota dan kabupaten di Jawa Timur sudah berstatus zona merah (Kompas.com, 10/4) juga 20 daerah di Jawa Tengah (IDN-Times, 10/4).

Banyak daerah di luar Jawa juga sudah jadi zona merah, seperti Sulsel dan Riau. Daerah lainnya bisa jadi segera menyusul. ***

EDITOR

Bambang Pamungkas

loading...

Berita Terkait

Komentar