Gaspol-JekOjekOnlineLampung
Ojek Online

Gaspol-Jek Resmi Mengaspal di Lampung

Gaspol-Jek Resmi Mengaspal di Lampung
CEO Gaspol-jek berfoto bersama Ketua Gaspool Lampung dan Kapolsek Tanjungkarang Barat pada peresmian aplikasi pada Kamis, 21 November 2019


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Setelah aplikasi Grab dan Gojek hadir untuk memenuhi kebutuhan layanan jasa ojek online, kini hadir aplikasi Gaspol-Jek di Lampung. Launching digelar di markas besar Gaspool Lampung yang berada di Jalan Kartini (sebrang hotel Horison), Kamis, 21 November 2019.

Gaspol-Jek dimiliki oleh PT Gaspol Angkasa Surya yang merupakan singkatan dari gerakan anti susah pengemudi online dan diklaim sebagai asli buatan Indonesia, yakni warga Depok, Jawa Barat.

CEO Gaspol-Jek Indonesia Lisa Subhandi mengatakan, bahwa dalam operasinya perusahaan tersebut menggunakan skema bagi hasil dimana driver dapat 80% dan aplikator 20%. Ada juga bonus per pekan dan per bulan jika target tercapai.

Untuk tarif aplikasi Gaspol-jek mengikuti aturan PM.12/2019 dan juga KP.348/2019. Namun untuk tarif promosi, masyarakat bisa menggunakan tarif Rp5.000 untuk maksimal jarak 3 km. 

"Potongan untuk aplikator 20 persen, tapi dibalikin ke rider 2 persen untuk tabungan yang bisa dicairkan tiap bulannya, jadi 18 persen buat aplikator ini per trip perjalanan, namun 18 persen tersebut akan menguntungkan banyak rider (sapaan driver gaspol)," katanya.

Menurutnya, Gaspol-jek memilik gimmick berbeda dari ojek online lainnya, berupa helm bersayap mirip tokoh pahlawan fiktik Indonesia Gundala. Hal ini terinsiprasi dari lambang negara Garuda.

"Jadi kami punya konsep superhero dan Indonesia itu identik dengan Garuda. Dan selama ini juga tidak ada tuh superhero di jalanan. Nah sayap ini juga menjadikan kami unik. Rider akan menjaga yang mebgantarkan oenumpang sampai ketujuan dan menjadikan keamanan bagi pengemudi," katanya.

Dalam aplikasi tersebut memiliki tiga fitur diantaranya Gasride (rider motor), Gascar (driver mobil), dan Gasnow yakni dengan sistem barcode, penumpang dan rider tidak perlu memesan cukup melakukan barcode untuk bisa diantar ketujuan. 

Ia menambahkan, saat ini telah tersedia 1000 rider aktif Gaspol-Jek di Bandar Lampung, dengan target 3000 rider. Pihaknya akan menutup pendaftaran pengemudi jika target sudah tercapai.

 

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait