#GAK#Bencana

GAK Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 2 Km

GAK Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 2 Km
Dok Lampost.co


Kalianda (lampost.co) -- Gunung Anak Krakatau (GAK) kembali meletus. Berdasarkan hasil pantauan terbaru, letusan GAK kali ini menyemburkan abu vulkanik setinggi 2 Km.

Hal itu Berdasarkan informasi Badan Geologi Pusat Volkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVBM) secara visual dari pos pemantau GAK periode pemantauan Senin 30 Desember 2019. Pada pukul 00.00-24.00 teramati GAK 8 kali meletus dengan tinggi letusan 2.000 m dan warna asap putih dan kelabu.

Teramati pula terjadinya hembusan menerus, sinar api terlihat mulai pukul 03:12. Visual cctv kawah jelas, teramati asap putih-kelabu-hitam tebal tinggi berkisar 150-200 m dari dasar kawah.

Sedangkan kegempaan yang terjadi di gunung api ketinggian 157 Mdpl itu sebanyak 18 kali dengan amplitudo 41-55 mm, durasi 36-3.770 detik. Hembusan terjadi 4 kali dengan amplitudo 9-44 mm, durasi 32-55 detik, tremor harmonik sekali terjadi dengan amplitudo 27 mm, durasi 62 detik.

Meskipun aktif semburkan abu vulkanik setinggi 2 Km namun suara dentuman tidak terdengar dari gunung yang berada di perairan Selat Sunda itu. Masyarakat di pesisir pantai terdekat tidak dapat mendengar letusan GAK saat ini.

"Tidak terdengar suara dentuman," kata Suwarno petugas pos pemantau Gunung Anak Krakatau di Desa Hargopancuran, Selasa 31 Desember 2019.

Ia juga mengatakan GAK masih berada di level II atau waspada. Masyarakat dan wisatawan dilarang mendekat kawah gunung berapi itu radius 2 Km.

 

EDITOR

Abdul Gafur

loading...




Komentar


Berita Terkait