ProyekJalanproyeklamselgagallelang

Gagal Lelang, Enam Proyek Jalan di Palas Batal Dikerjakan

( kata)
Gagal Lelang, Enam Proyek Jalan di Palas Batal Dikerjakan
Salah satu ruas jalan Desa Pulautengah, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, yang batal diperbaiki pada 2019 beberapa hari yang lalu. Armansyah

KALIANDA (Lampost.co) -- Sebanyak enam paket proyek peningkatan jalan di wilayah Kecamatan Palas, Lampung Selatan, dipastikan batal dilaksanakan pada 2019. Batalnya pelaksanaan pembangunan jalan yang didanai APBD Lamsel 2019 itu karena gagal saat proses lelang. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, keenam paket proyek itu yakni, peningkatan ruas jalan Bandanhurip - Bandanpurwa, peningkatan jalan MTs Dusun Rejosari Desa Kalirejo, peningkatan Jalan Desa Pulaujaya, peningkatan jalan Desa Kalirejo - Baliagung, peningkatan Jalan Desa Mekarmulya - Rejomulyo, dan peningkatan jalan utama Desa Pulautengah.

Kepala UPTD Penguji Kontruksi dan Bangunan Kecamatan Palas, Selamat, membenarkan ada sekitar enam paket proyek peningkatan jalan batal dilaksanakan pada tahun ini. Penyebabnya ada kesalahan teknis pada proses lelang secara online. 

"Sepertinya ya batal terealisasi tahun ini. Enggak bakal kekejar lagi kalau tahun ini. Paket itu akan di silpa kan 2020. Sedangkan, waktunya sudah memasuki Desember. Informasinya ini batal karena gagal dalam proses lelang," kata dia, Selasa 3 Desember 2019.

Dia mengaku pihaknya tidak mengetahui secara pasti penyebab gagalnya proses lelang tersebut. Sebab, hal itu bukan wewenang mereka dalam melaksanakan lelang proyek. 

"Saya enggak tau apa penyebabnya. Tapi, denger denger katanya yang hecker proses lelang. Kalau mau pastinya tanya di kabupaten, bukan ranah kami," kata dia. 

Selain paket proyek peningkatan jalan, kata Selamat, ada satu paket penanggulangan bencana banjir di Desa Baliagung juga batal. "Cuma ada satu paket proyek dibidang pengairan. Kalau enggak salah itu normalisasi saluran," kata dia. 

Berdasarkan informasi yang diterima, kata Selamet, seluruh paket yang belum dilaksanakan rencananya akan kembali di lelang pada awal Januari 2020. "Kabarnya mau di lelang awal  2020. Yang, jelas paket proyek itu tidak hilang. Hanya saja pelaksanaannya ditunda. Mudah-mudahan secepatnya bisa terealisasi," kata dia.

Sementara itu, Sekretaris Desa Pulautengah, Sarno mengatakan masyarakat setempat merasa kecewa lantaran jalan yang mengalami kerusakan sejak lima tahun terakhir kembali gagal perbaiki. Padahal, masyarakat sudah mendambakan perbaikan jalan itu. 

"Masyarakat sangat kecewa karena tahun ini lagi-lahi batal diperbaiki. Sebab, jalan ini kian tahun semakin mengalami kerusakan parah dan menjadi keluhan masyarakat," kata dia.

EDITOR

Winarko

loading...

Berita Terkait

Komentar