#bulutangkis#thomasubercup

Gagal di Piala Sudirman, Tim Indonesia Fokus ke Thomas dan Uber Cup

Gagal di Piala Sudirman, Tim Indonesia Fokus ke Thomas dan Uber Cup
Manajer tim Piala Thomas & Uber Indonesia, Eddy Prayitno. Dok. PBSI


Aarhus (Lampost.co) -- Wajah-wajah segar penuh optimisme menghiasi anggota tim bulu tangkis Indonesia ketika mendarat di Bandara Billund, Aarhus, Denmark, Selasa, 5 Oktober, siang waktu setempat. Hendra Setiawan beserta Greysia Polii dan kolega datang membawa semangat dan siap bertarung pada perebutan Piala Thomas dan Uber.

Usai mendarat di Bandara Billund sekitar jam 11.40 waktu setempat, seluruh anggota tim Merah-Putih rencananya langsung menjalani tes PCR yang menjadi syarat wajib pemerintah Kerajaan Denmark. Namun, karena seluruh anggota tim telah menerima vaksin dua kali, rencana tes PCR di bandara ditiadakan. 

Tes PCR bagi pemain, pelatih dan tim pendukung atas permintaan BWF baru dilakukan di hotel, tempat menginap tim Indonesia selama di Billund. Tes menggunakan metode saliva. Selama belum keluar hasilnya, tidak boleh keluar dari kamar. Tim Indonesia selama di Aarhus menginap di Hotel Scandic.

Perjalanan dari Bandara Billund ke Kota Aarhus ditempuh sekitar satu jam dengan kendaraan bus. Sekitar pukul 14.00 siang waktu setempat tim sampai di hotel.

Menurut manajer tim Eddy Prayitno, seluruh anggota tim dalam kondisi sehat. Para pemain juga terus menjaga semangat untuk menghadapi perebutan Piala Thomas-Uber 2020 yang akan berlangsung pada 9--17 Oktober 2021

"Dari wajah-wajah pemain, semua begitu ceria. Mereka juga sehat dan semangat. Kondisi ini harus dijaga hingga pertandingan nanti," kata Eddy di Hotel Scandic.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait