#PENDIDIKAN#BERITALAMPUNG

FRPKB Minta Pemerintah Ubah PP Tentang Standar Nasional Pendidikan

FRPKB Minta Pemerintah Ubah PP Tentang Standar Nasional Pendidikan
Ilustrasi:Medcom.id


Bandar Lampung (lampost.co) -- Forum Rektor Penguat Karakter Bangsa (FRPKB) meminta pemerintah segera mengubah Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP). Permintaan itu disebabkan Pendidikan Pancasila tidak lagi dimasukan dalam kurikulum pendidikan dasar, menengah, dan tinggi.

Dalam surat pernyataan yang ditandatangani langsung oleh Prof Karomani disampaikan, Pendidikan Pancasila yang termuat dalam kurikulum pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi sangat terkait erat dengan nilai-nilai kebangsaan, persatuan nasional dan cinta tanah air. 

Oleh karena itu, Pendidikan Pancasila tidak dapat dipisahkan dan harus dituangkan dalam kurikulum nasional untuk meneguhkan karakter bangsa, persatuan, nasional, dan cinta tanah air tersebut.

Karomani juga menyatakan ketiadaan Pendidikan Pancasila dalam kurikulum nasional juga akan memberi peluang masuknya ideologi yang bertentangan dengan negara. Terlebih tantangan radikalisme dan ancaman terorisme masih kerap terjadi di Indonesia.

Selain itu, PP Nomor 57 itu juga bertentangan dengan hierarki perundang-undangan di atasnya. Dalam UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, mata kuliah Pendidikan Pancasila adalah wajib.

"Mendorong pemerintah untuk segera melakukan perubahan terhadap PP Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan dan memasukkan kurikulum Pancasila dalam seluruh tingkat pendidikan di Indonesia," kata Karomani melalui keterangan tertulis, Jumat, 16 April 2021.

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait