#stunting#kesehatan

Fokus Intervensi Stunting di Lampung Diperluas ke Empat Daerah

Fokus Intervensi Stunting di Lampung Diperluas ke Empat Daerah
Stunting. Ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Empat daerah di Provinsi Lampung menjadi lokasi perluasan fokus intervensi penurunan stunting terintegrasi 2021. Keempatnya yaitu Way Kanan, Tulangbawang, Pringsewu, dan Bandar Lampung, menjadi konsentrasi untuk dilakukan edukasi agar persoalan kesehatan tersebut bisa ditekan.

Hal tersebut sesuai Surat Keputusan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Nomor: Kep/42/M.PPN/HK/04/2020 tentang Penetapan Perluasan Kabupaten/Kota Lokasi Fokus Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi 2021.

Sebelumnya, pemerintah juga menetapkan Lampung Selatan, Lampung Timur, Lampung Tengah, Tanggamus, Lampung Utara, dan Pesawaran, sebagai lokasi fokus pada 2018-2020.

Direktur Eksekutif Daerah (Direksda) PKBI Lampung, Burhibani, mengatakan salah satu penyebab terjadinya stunting karena pernikahan dini. Dimana saat usia anak masih membutuhkan nutrisi yang banyak untuk pertumbuhan, tetapi justru mengandung.

Saat itu akan terjadi perebutan nutrisi antara ibu dan bayi dalam kandungan, sehingga membahayakan keselamatan ibu dan anak saat melahirkan. 

"PKBI Lampung berusaha membangun pemahaman masyarakat tentang pentingnya pendidikan kesehatan reproduksi dan seksualitas ke masyarakat, karena menjadi salah satu pintu penyebab terjadinya stunting," kata Burhibani kepada Lampost.co, Rabu, 24 Maret 2021.

Berdasarkan data dari Riset kesehatan Dasar 2018, lanjut dia, pravalensi stunting di Lampung mencapai 27.3%. Angka itu mengalami penurunan signifikan dibandingkan pada 2013 yang mencapai 42.6%.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait