Kpkfirlikorupsi

Firli Serukan KPK Bangun dari Tidur Panjang

Firli Serukan KPK Bangun dari Tidur Panjang
Ketua KPK Firli Bahuri. Lampost.co/Dok


JAKARTA (Lampost.co) -- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri akan menggunakan momentum Hari Antikorupsi Dunia (Hakordia) untuk menajamkan taring lembaganya dalam memberangus praktik rasuah di Indonesia.

Sudah saatnya Lembaga Antirasuah bangun dari tidur panjang. "Hakordia adalah alarm KPK untuk membangunkan tidur panjang yang selama ini dibuai mimpi indah namun semu oleh laten korupsi," kata Firli di Jakarta, Rabu, 9 Desember 2020.

Belakangan ini muruah KPK dianggap sudah kembali. Tercatat, empat operasi tangkap tangan (OTT) dilakukan KPK mulai dari 25 November 2020 sampai 4 Desember 2020. Dalam setahun tercatat ada delapan operasi senyap yang dilakukan KPK.

Dua di antaranya, penangkapan Menteri nonaktif Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dan Menteri nonaktif Sosial Juliari Peter Batubara. Dia memastikan KPK akan lebih galak kepada pelaku korupsi ke depannya. Dia menegaskan 'tidur panjang' KPK sudah berakhir.

"Tidur panjang dalam buaian laten korupsi, lambat laun akan meracuni hingga menghancurkan suatu bangsa, karena korupsi senantiasa tampil menarik dengan ragam warna kebohongan nan menggoda, menyelimuti kebenaran yang sejatinya hanya memiliki satu warna dengan kenikmatan dangkal dan sesaat, sehingga duka teramat dalam akibat korupsi, tak lagi tampak di depan mata," ujar Firli.

Firli mengajak masyarakat untuk memberantas korupsi bersama KPK. Masyarakat diminta tak ragu melaporkan praktik rasuah yang dilakukan pejabat negara untuk selanjutnya ditindak Lembaga Antirasuah.

"Sudah waktunya kami melihat dan melawan korupsi sebagai musuh bersama, bukan lagi budaya apalagi sesuatu hal yang biasa dilakukan di negara ini. Kami tidak boleh lagi bersikap permisif atas gejala dan fakta korupsi yang terjadi," tegas Firli.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait