#nato

Finlandia dan Swedia Siap Ajukan Proposal Gabung NATO

Finlandia dan Swedia Siap Ajukan Proposal Gabung NATO
Presiden Finlandia Sauli Niinisto (kanan) bersama PM Sanna Marin dalam konferensi pers seputar keanggotaan NATO di Helsinki, 15 Mei 2022. (Alessandro RAMPAZZO / AFP)


Helsinki (Lampost.co) -- Finlandia secara resmi mengumumkan niatnya untuk bergabung dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) pada Minggu, 15 Mei. Di Swedia, partai berkuasa juga mengutarakan hal serupa mengenai aliansi NATO. 


Kurang dari tiga bulan usai Rusia menginvasi Ukraina, pengumuman Finlandia dan Swedia ini merupakan langkah mengejutkan karena keduanya dikenal sebagai negara Nordik yang memiliki kebijakan militer nonblok.

Kebijakan semacam itu diberlakukan di Finlandia selama lebih dari 75 tahun, dan dua abad di Swedia.

Baca juga: Bulan Depan, Finlandia dan Swedia Umumkan Pendaftaran ke NATO

Namun dukungan publik serta politik untuk bergabung dengan NATO terus meningkat di Finlandia dan Swedia dalam beberapa bulan terakhir. Kedua negara diyakini dapat mengajukan proposal kepada NATO secara bersamaan pekan ini.

"Ini adalah hari bersejarah. Sebuah era baru terbuka," kata Presiden Finlandia Sauli Niinisto kepada awak media dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Sanna Marin, dikutip dari Gulf Today, Senin, 16 April 2022.

Parlemen Finlandia akan berkumpul untuk membicarakan proposal keanggotaan NATO pada Senin ini. "Kami berharap parlemen akan mengonfirmasi keputusan untuk mengajukan keanggotaan NATO dalam beberapa hari ke depan. Langkah ini akan didasarkan pada sebuah mandat yang kuat," sebut Marin.

 "Semoga kami dapat mengirim proposalnya pekan depan bersama Swedia," lanjutnya.

Beberapa jam setelah pidato Niinisto dan Marin, PM Swedia Magdalena Andersson mengatakan bergabung dengan NATO adalah langkah terbaik bagi keamanan negaranya. Ia mengatakan Swedia akan melakukan hal ini bersama Finlandia. 

Perubahan arah kebijakan partai Andersson, yang selalu menentang NATO sejak aliansi itu terbentuk, mengamankan mayoritas yang diperlukan di parlemen Swedia.

Andersson mengaku akan terlebih dahulu membicarakan proposal keanggotaan NATO di parlemen pada Senin ini sebelum mengeluarkan pengumuman resmi seperti di Finlandia.

Sabtu kemarin, Niinisto menginformasikan Presiden Rusia Vladimir Putin mengenai keinginan bergabung dengan NATO via sambungan telepon. Selama ini, Rusia berulang kali memperingatkan Finlandia dan Swedia mengenai adanya konsekuensi jika kedua negara itu bergabung dengan NATO.

 

 

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait