#kepedulian#bayilahirdiJalan#pringsewu#beritalampung

Fauzi dan Isteri Sambangi Bunga dan Bayinya di Puskes

Fauzi dan Isteri Sambangi Bunga dan Bayinya di Puskes
Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Pringsewu Rita Irviani Fauzi di dampingi dari lembaga pemerhati anak, menjenguk dan menggendong bayi yang dilahirkan Bunga. Kondisi bayi dalam kondisi baik dan.masih di rawat di Puskesmas Ambarawa. (Foto:Dok. Humas.)


PRINGSEWU (Lampost.co)--Bayi mungil yang dilahirkan Bunga (18), nama samaran akibat hasil hubungan gelap, mendapat perhatian serius dari Wakil Bupati Pringsewu Fauzi bersama isteri Rita Irviani Fauzi, di Puskemas Ambarawa, Minggu (7/4).

Kehadiran Wabup H. Fauzi dan isteri, di dampingi Camat Ambarawa Moudy Ary Nazola, dan Lembaga Pemerhati Anak Kabupaten Pringsewu dan aparat Pekon Sukorejo Kecamatan dan Kepala Peskesmas setempat, Agung Wicaksono.
Dalam dua hari lalu, Bunga (18), yang merupakan warga Pekon Sukorejo, Kecamatan Pardasuka, Pringsewu, membuat gempar masyarakat Pringsewu dan bahkan  sempat menjadi viral di media sosial, karena melahirkan seorang bayi perempuan di pinggir jalan.

Diketahui, Bunga melahirkan di pinggir jalan raya di wilayah Pekon Sumberagung, Kecamatan Ambarawa, Sabtu (6/4) malam secara mendadak, hanya dengan dibantu seorang rekannya yang berboncengan sepeda motor tanpa peralatan medis yang layak. 

Melihat kondisi bayi dan ibunya, Wakil Bupati Pringsewu H. Fauzi,  mengatakan akan terus memantau perkembangan baik sang bayi maupun ibunya. Sekaligus memberikan bantuan yang dibutuhkan, serta melakukan pendampingan terhadap Bunga dan bayinya, baik terkait masalah kesehatan maupun hal lain yang melatarbelakangi kejadian tersebut.

Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Ambarawa, Agung Wicaksono saat menerima kedatangan Wabup Pringsewu dan Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Pringsewu, mengatakan bayi perempuan yang dilahirkan Bunga memiliki berat 2,8 kg dan memiliki panjang 50 cm, serta masuk kategori normal. Bahkan, meskipun ia melahirkan sendiri di pinggir jalan tanpa peralatan medis, kondisinya juga terbilang cukup stabil, hanya sedikit pendarahan akibat melahirkan, serta kondisi HB yang sedikit berada di bawah normal, yakni 9 gram/dl, sedangkan HB seorang perempuan mestinya di atas 11 gram/dl.

EDITOR

Widodo/Rilis

loading...




Komentar


Berita Terkait