#beritalampung#beritalampungterkini#jalusepeda#pesepeda

Fasilitas Pendukung Jalur Sepeda di Lampung Masih Minim

Fasilitas Pendukung Jalur Sepeda di Lampung Masih Minim
Cat di jalur sepeda di Jalan Ahmad Yani, Bandar Lampung, yang mulai memudar. Lampost.co/Atika Oktaria S Nilam


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung dan pemerintah kabupaten/kota memiliki sejumlah pekerjaan rumah jika ingin membuat jalur khusus sepeda. Sebab, fasilitas pendukung di Lampung masih sangat minim.

"Jalur sepeda hendaknya dibangun agar banyak masyarakat bergerak di jalan utama tidak menggunakan kendaraan mobil atau motor dalam jarak diatas 300 meter atau 400 meter, tapi bisa berjalan kaki atau bersepeda," kata pengamat transportasi Institut Teknologi Sumatra (Itera) Ilham Malik, Senin, 14 November 2022.

Baca juga: Pembuatan Jalur Khusus Sepeda di Lampung Banyak Kendala

Kebijakan mengurangi penggunaan kendaraan bisa didorong dengan penggunaan sepeda. Sayangnya, untuk di Lampung fasilitasnya masih minim dan harus dipikirkan secara matang jika akan membuat jalur tersebut.

"Bahkan, jika pembangunan jalur sepeda sesuai dengan ketentuan akan sangat berguna tak hanya untuk pesepeda tapi bagi kaum disabilitas. Sayangnya, masih banyak jalur sepeda di Bandar Lampung yang dibuat asal jadi," katanya.

Jalur sepeda memang relatif efektif. Namun, jalur sepeda di Bandar Lampung atau daerah lain di Lampung masih kurang pengamanan cone atau beton karena hanya menggunakan cat saja.

"Seharusnya bisa merujuk ke daerah lain, misal dibangun cone atau pembatas beton, atau minimal dicat warnanya lebih terang sehingga pengendara dapat membedakan mana jalur untuk kendaraan atau bukan," ujarnya.

Dia mencontohkan jalur sepeda yang dibuat Pemerintah Provinsi Lampung di Jalan Ryacudu, Bandar Lampung, justru rentan bagi keselamatan masyarakat atau pesepeda karena dibangun di jalur cepat yakni akses menuju pintu tol.

"Seharusnya dibangun di ruas jalan kolektor, sekunder atau jalan kota yang ada di dalam kawasan permukiman. Perjalanan orang menggunakan sepeda harus ada prioritas, lebih diutamakan kegiatan perjalanan lokal," katanya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait