#tawuran#gengmotor

Faktor Keluarga dan Mental Pemicu Anak Terlibat Tawuran dan Geng Motor

Faktor Keluarga dan Mental Pemicu Anak Terlibat Tawuran dan Geng Motor
Tawuran. Ilustrasi


Bandar Lampung (lampost.co) -- Konselor Pendidikan dan Individu Anak Universitas Lampung (Unila), Citra Abriani Maharani, menilai keterlibatan anak dalam tawuran dan geng motor sebagai dampak ketidakmampuan remaja menghadapi konflik yang terjadi dalam diri. Sebab, ada beberapa faktor penyebab terjadinya tawuran, terutama saat remaja butuh pengakuan dari teman. 

"Pertama faktor keluarga. Ketika remaja berada dalam lingkungan keluarga yang penuh konflik, kekerasan, dan kurang menghargai satu sama lain antara anggota keluarga, kemungkinan besar remaja mencari pengalihan atau pelarian dari konflik pribadi yang dialami," kata Citra, Jumat, 13 Januari 2023.

Selain itu, faktor pergaulan yang dipengaruhi dari sesama teman. Saat remaja merasa diakui dalam suatu kelompok, dihargai, dan disegani, akan membuat adanya rasa solidaritas. 

"Muncul rasa bangga berani melakukan tindakan yang menakutkan. Ada rasa bangga ketika menunjukkan solidaritas meski tindakan yang dilakukan salah. Pengakuan akan keberadaannya dalam kelompok menjadi penting bagi kehidupan," ujarnya.

Kemudian faktor psikologis dari adanya perubahan hormon. Hal itu yang membuat remaja kerap emosional.

Untuk memberikan efek jera, hukuman pidana bisa menjadi salah satu bentuk solusi ketika remaja melakukan tindakan melanggar hukum. 

"Ini sebagai bentuk pembelajaran karena segala perbuatan yang dilakukan ada konsekuensi. Hanya saja perlu diketahui remaja adalah korban dari lingkungan psikososial mereka. Untuk itu perlu memperhatikan usia perkembangannya," ujarnya. 

Guru juga harus mampu memiliki pendekatan untuk meminimalisasi terjadinya tawuran. Hal itu dengan meningkatkan layanan bimbingan dan konseling.

"Itu jangan terfokus pada anak yang bermasalah saja, tapi memperhatikan pengembangan diri remaja," kata dia.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait