#perusakan

Etalase 2 Kali Dirusak, Laporan Selama 4 Bulan di Polresta Tak Ada Kemajuan

Etalase 2 Kali Dirusak, Laporan Selama 4 Bulan di Polresta Tak Ada Kemajuan
Kaca etalase warung makan Padang Singgalang, Pasar Bambu Kuning, yang dirusak. Lampost.co/Zainuddin


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemilik warung makan Padang Singgalang Indah, Azman Effendi (49), meminta Polresta Bandar Lampung untuk mengusut tuntas kasus pengrusakan tempat usahanya.

Pasalnya, kaca etalase warung makannya yang berada di Pasar Bambu Kuning, Bandar Lampung itu, dua kali dirusak sejumlah orang tidak dikenal menggunakan batu. Hal itu terjadi pada 9 Maret dan 13 Juli. 

Perusakan itu pun dilaporkannya sejak kejadian pertama dengan nomor: LP/B/582/III/2022/ SPKT/POLRESTA BANDAR LAMPUNG/ POLDA LAMPUNG tanggal 15 Maret 2022. 

"Tapi, hingga kini belum ada kejelasan terhadap tindak lanjutnya," kata Effendi, saat ditemui di rumah makan Singgalang Indah, Senin,1 Agustus 2022.

Dia menjelaskan, sebelum perusakan pertama, dia sempat didatangi seseorang yang meminta untuk memindahkan etalase warung. Dia setuju dengan syarat diperlakukan juga kepada setiap warung makan lainnya.

Warga Tanjungkarang Barat itu melanjutkan setelah kejadian pertama akhirnya perusakan kembali terulang pada 13 Juli. Untuk itu, dia kembali melapor dan langsung diarahkan ke Unit Jatanras. Namun, dia menilai dua kali laporan itu dirasa tidak menunjukkan kemajuan. Sementara, dirinya merasa makin tidak nyaman berdagang.

"Hidup saya terasa terancam, resah rasanya berdagang, sejak kejadian itu saya tidak nyaman. Apalagi pihak Kepolisian belum ada tindak lanjutnya sampai saat ini," harapnya. 

Dari kejadian itu, dia pun memperkirakan mengalami kerugian hingga Rp8 juta. Ditambah, jika dia tidak berdagang selama berminggu-minggu, maka akan kehilangan pelanggan. "Ini berdampak pada moral saya," kata dia.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait