#LAMSEL

Erupsi Semeru Tidak Memengaruhi Aktivitas GAK

Erupsi Semeru Tidak Memengaruhi Aktivitas GAK
Kondisi Gunung Anak Krakatau. Dok. KPHK Krakatau


Kalianda (lampost.co) -- Erupsi Gunung Semeru di Jawa Timur, tidak memengaruhi aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan Selat Sunda, Lampung Selatan.

Berdasarkan laporan aktivitas gunung api PVMBG periode Minggu, 04 Desember 2022, pukul 06.00 - 12.00 aktivitas Gunung Anak Krakatau hanya gempa vulkanik dalam sebanyak 2 kali dengan amplitudo 7-53 mm, S-P 1.3-1.6 detik, durasi 10-24 detik.

Kondisi laut perairan Selat Sunda terpantau tenang, asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 25 meter di atas puncak kawah.

Secara visual dari cctv teramati jelas, terlihat asap putih tipis tekanan lemah tinggi sekitar 25 meter, cuaca berawan, angin bertiup lemah ke arah timur laut. Suhu udara 26-29.3 °C dan kelembaban udara 51-71 %.

Meskipun aktivitas GAK normal, status level III atau Siaga, di rekomendasikan masyarakat atau pengunjung di larang mendekat kawah aktif radius 5Km.

"Kurun waktu pagi sampai siang, aktivitas Gunung Anak Krakatau normal," kata petugas pos pemantau Gunung Anak Krakatau, Suwarno di Desa Hargopancuran, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Minggu, 04 Desember 2022.

Menurutnya, erupsi gunung Semeru yang terjadi hari ini, tidak memengaruhi aktivitas GAK, karena setiap gunung api memiliki dapur magma masing-masing. "Enggak ngaruh pak, karena punya dapur magma sendiri, tidak saling berkaitan," ujarnya.

Meskipun aktivitas GAK normal, masyarakat khususnya para nelayan di pesisir pantai Kecamatan Rajabasa dan Kalianda diminta tenang dan waspada. "Tetap tenang dan waspada, patuhi rekomendasi radiusnya," kata dia.

EDITOR

Deni Zulniyadi


loading...



Komentar


Berita Terkait