#vaksin#vaksinasi#covid-19

Epidemiolog Sebut Vaksin Keempat Dahulukan Nakes untuk Keselamatan Masyarakat

Epidemiolog Sebut Vaksin Keempat Dahulukan Nakes untuk Keselamatan Masyarakat
Ilustrasi : Foto Istimewa


Bandar Lampung (Lampost.co) - - Epidemiolog Ismen Mukhtar mengatakan pemberian vaksin keempat atau booster kedua karena vaksin yang berada di dalam tubuh atau yang didapat akan membawa dampak hanya selama 6 bulan.

"Jika sudah lewat 6 bulan, maka imunitas kami akan turun. Nah, harus dikuatkan dengan booster kedua atau vaksin kembali," katanya melalui telepon, Rabu, 3 Agustus 2022. 

Menurutnya, persoalan pemberian tenaga kesehatan (Nakes) terlebih dahulu karena prioritas utama. 

"Ini soal prioritas, kami pilih karena Nakes paling terpapar karena berhadapan langsung dengan pasien terpapar covid-19," jelasnya. 

Ismen menuturkan jika memprioritaskan vaksin keempat kepada Nakes sama dengan melindungi masyarakat umum. 

"Bukan hanya dirinya (terlindungi), melainkan juga melindungi orang lain. Karena Nakes berhadapan dengan pasien ditakutkan menularkan ke yang lain," ujarnya. 

Selain Nakes, prioritas berikutnya yakni yang memiliki riwayat komorbid dan kawan-kawan disabilitas. 

"Komorbid kan fatal kalau kena covid-19. Dan juga disabilitas perlu diperhatikan, biasanya disabilitas itu susah untuk mandiri jaga jarak karena keterbatasan mereka," tuturnya. 

Menurut Ismen, pemerintah lebih baik untuk segera melakukan vaksinasi serentak kepada seluruh elemen masyarakat. 

"Sehingga kami lebih efektif jika vaksinasi serentak, kalau enggak ada ya kami prioritaskan dulu saja Nakes,"jelasnya. 

EDITOR

Wandi Barboy


loading...



Komentar


Berita Terkait