#COVID-19#LAMPUNG

Epidemiolog: Pesan Jokowi Ihwal Buka Masker Jangan Salah Tafsir

Epidemiolog: Pesan Jokowi Ihwal Buka Masker Jangan Salah Tafsir
Meski ada kelonggaran terkait penggunaan masker, peserta UTBK SBMPTN di Unila, tetap menggunakan masker saat ujian pada 17 Mei 2022. (Lampost.co/Andre Prasetyo Nugroho)


Bandar Lampung (lampost.co) -- Epidemiolog Ismen Mukhtar menekankan masyarakat jangan menyalahartikan pesan presiden Jokowi membolehkan buka masker di ruangan terbuka. 


"Takutnya tidak pakai masker di semua tempat. Kami tetap gunakan masker di keramaian dan ruangan sebagai antisipasi," kata Ismen melalui telepon, Jumat, 20 Mei 2022.

Menurutnya, bagaimanapun Indonesia sekarang masih status pandemi, meski kasus jauh menurun. 

"Tetap perlu antisipasi ya, karena booster masih rendah. Kemudian apakah ini sudah betul-betul aman itu mungkin perlu dilihat beberapa waktu ke depan," ujarnya. 

Menurut Ismen, imbauan presiden dimaksudkan di tempat terbuka namun tidak ramai yang risiko penularannya sangat rendah. 

"Cuma masyarakat kadang-kadang kalau komunikasinya tidak jelas,, masyarakat mengartikan situasi sudah aman,"jelasnya. 

Ismen melanjutkan penggunaan masker masih perlu dilakukan untuk pencegahan covid-19 dan hepatitis yang belum diketahui penularannya lewat apa. 

"Kalau menurut saya sih karena masker ini fungsinya pencegahan," katanya. 

Terakhir, ia mengatakan pengumuman untuk kelonggaran atau membolehkan tidak pakai masker ini harus diikuti komunikasi yang baik oleh pemerintah. 

"Jangan sampai nanti salah persepsi masyarakat ya semua situasi gak usah pake masker lagi udah aman gitu," pungkasnya.

 

EDITOR

Wandi Barboy


loading...



Komentar


Berita Terkait