#Covid-19Lampung#Omicron

Epidemiolog Minta Warga Lampung Patuhi Prokes 3M Cegah Omicron

Epidemiolog Minta Warga Lampung Patuhi Prokes 3M Cegah Omicron
Ilustrasi Medcom.id


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Ketua Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Lampung, Ismen Mukhtar menilai varian omicron saat ini memiliki kemampuan penularan yang jauh lebih tinggi dibanding varian sebelumnya. Selain itu, mutasi virusnya juga mudah menular.

Menurutnya, untuk melakukan pencegahan varian omicron di Lampung pihaknya mendorong dengan strategi  3M, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun.

"Karena penularan omicron ini melalui saluran pernapasan maka tetap menggunakan masker, lalu jaga jarak minimal satu meter, dan selalu mencuci tangan setelah melakukan aktivitas," katanya, Kamis, 20 Januari 2022.

Selain masyarakat menerapkan 3M, pemerintah harus melakukan 3  dalam penanganan kasus Covid-19.

"Testing, bagaimana kecepatan kita untuk mengonfirmasi kalau ia terkena Covid-19. Lalu ada tracing yakni pelacakan individu yang positif, tidak menutup kemungkinan ia menularkan orang lain dan ia tertular oleh orang lain. Terakhir treatment, bagaimana penanganan setelah yang tertular menjadi sakit," jelasnya.

Ia juga menambahkan memang strategi yang dilakukan masih sama seperti awal pandemi, tetapi agar dapat mengurangi penularan harus dilakukan dengan baik dengan kecepatan dan ketepatan yang tinggi.

"Jadi selama 3T ini masih lemah dan lamban tentu akan membahayakan karena akan semakin banyak orang akan tertular," tambahnya.

Ia mengimbau warga agar selalu terapkan 3T dan mau untuk segera vaksin. Karena vaksin dapat mempercepat membentuk herd imunity. Karena menurutnya masih ada masyarakat yang menolak divaksin dan pemerintah harus memberi intervensi agar mau divaksin.

"Kan vaksin masih gratis, lalu juga vaksin berpotensi menurunkan gejala berat Covid-19 ini," pungkasnya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait